RADAR BOGOR, Mahasiswa KKN dari Institut Agama Islam Sahid Bogor, mengadakan kegiatan demonstrasi pembuatan Sirup Gula Aren yang diberi nama SIGULEN di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.
Kegiatan ini dihadiri jajaran pemerintah desa setempat, Ibu-ibu kader PKK dan masyarakat Desa Purasari yang secara aktif berpartisipasi dalam pembuatan sirup tersebut.
Dalam sambutannya, Ketua KKN Mahasiswa Institut Agama Islam Sahid Bogor di Desa Purasari, Herlan Firdaus menyampaikan harapannya agar produk inovasi ini dapat memberikan dampak positif, khususnya pada sektor perekonomian masyarakat Desa Purasari.
"Inovasi ini bukan hanya tentang menciptakan produk baru, tetapi juga tentang membangun fondasi yang kuat untuk pertumbuhan ekonomi desa," ucapnya, Kamis (8/8).
Para mahasiswa Sahid Bogor itu meyakini, dukungan dari semua pihak, sirup gula aren ini dapat menjadi salah satu produk unggulan Desa Purasari.
"Sehingga diharapkan bisa membawa manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat," ujar Herlan Firdaus.
Selanjutnya, Kepala Desa Purasari, Agus Sholeh Lukman menyatakan dukungannya terhadap produk inovasi tersebut dengan harapan menjadi unggulan di desanya.
"Semoga Sigulen ini dapat menjadi produk unggulan Desa Purasari yang dikenal luas dan memberikan manfaat besar bagi perekonomian desa," katanya.
Demonstrasi pembuatan Sigulen dilakukan oleh ibu-ibu kader PKK Desa Purasari yang dengan antusias menunjukkan proses pembuatan sirup dari bahan dasar gula aren. Proses ini mencakup pemilihan bahan berkualitas, cara memasak yang tepat, hingga teknik pengemasan yang baik.
Ibu-ibu kader PKK berharap, dengan adanya demonstrasi ini masyarakat dapat lebih memahami dan menguasai teknik pembuatan Sigulen. Sehingga dapat diproduksi secara massal dan dipasarkan lebih luas.
Kegiatan ini ditutup dengan arahan dari Sekretaris Desa Purasari, Asep Kusnadi yang menekankan pentingnya manajemen pemasaran yang baik agar produk Sigulen ini bisa bersaing di pasar.
"Produk ini memiliki potensi besar dan kami yakin bisa bersaing di pasar jika dikelola dengan manajemen pemasaran yang baik," pungkasnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Purasari semakin termotivasi untuk berinovasi dan mengembangkan produk-produk lokal bernilai ekonomis tinggi, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran desa.(cok)
Editor : Alpin.