RADAR BOGOR - SMAN 10 Kota Bogor menambah laboratorium kewirausahaannya. Setelah sebelumnya budidaya Ulat Hongkong kini mereka membudidayakan ikan nila.
Kepala SMAN 10 Kota Bogor, Enung Nuripah mengatakan budidaya ini dilakukan lewat bekerjasama dengan Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kesatuan Kota Bogor.
Sama seperti usaha sebelumnya, laboratorium baru SMAN 10 Kota Bogor ini bertujuan untuk jadi unit usaha sekaligus pembelajaran murid-murid.
"Ini kami lihat potensinya besar karena masa panennya lebih singkat dibandingkan budidaya lain. Cuma 3 bulan sudah bisa panen," katanya, Selasa (12/8/2024).
Masa panen yang singkat ini bisa diikuti dan dipelajari murid lebih cepat juga. Variasi usaha yang ada juga ini bisa membuat mereka mengetahui usaha apa yang cocok untuk dikembangkan ke depannya.
"Variasi unit usaha ini membuat mereka tinggal belajar di sini saja soal kewirausahaan. Tak perlu lagi keluar lagi," ungkapnya.
Pembelajaran wirausaha ini ditargetkan ke semua murid kelas 10-12 SMAN 10 Kota Bogor. Dirinya berharap para murid yang setelah lulus ingin berwirausaha bisa memiliki bekal yang cukup.
"Ilmu bisnis seperti ini sangat diperlukan untuk anak-anak. Jadi mereka akan lebih siap setelah lulus, kita ajarkan mulai dari nol sampai penjualan," bebernya.
Sementara itu, Pendamping Kewirausahaan, Gus Aris mengatakan budidaya ikan nila ini bagian dari Bioflok. Bioflok adalah sistem budidaya perikanan yang menggunakan teknologi.
"Usaha ini akan sangat membantu murid untuk belajar karena budidaya seperti ini lebih mudah dibandingkan yang konvensional," ungkapnya. (rp1)
Editor : Yosep Awaludin