Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Keren, 74 Persen Siswa MAN 2 Kota Bogor Masuk PTN, Waka Kurikulum Sebut Kado Terindah HUT RI

Muhamad Rifki Fauzan • Kamis, 15 Agustus 2024 | 18:26 WIB
MAN 2 Kota Bogor.
MAN 2 Kota Bogor.

RADAR BOGOR, Madrasah Aliyah Negeri 2 (MAN 2) Kota Bogor, mendpatkan kabar menggembirakan, usai 74 persen siswanya masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Wakil Kepala Bidang Kurikulum MAN 2 Kota Bogor, Baeti Suharti mengatakan, kabar mengenai 74 persen siswanya masuk ke PTN merupakan hadiah terindah dalam perayaan HUT Kemerdekan Republik Indonesia ke-79.

“Kado terindah banget dari anak-anak Angkatan 32, hasil dari kerja keras mereka, hasil kerja keras kami semua para guru,” tuturnya kepada Radar Bogor.

Adapun untuk 74 persen siswa MAN 2 Kota Bogor yang masuk PTN itu, Baeti menjelaskan mereka menempuh dari berbagai jalur, mulai dari SNBT, SNBP, dan jalur Mandiri dari seluruh PTN terkemuka di Indonesia.

Namun dari semua jalur itu, Baeti menegaskan, mayoritas siswa yang diterima di PTN itu menempuh jalur mandiri di kampus pilihannya masing-masing.

“Lewat jalur mandiri paling banyak, SNBP ada 82, SNBT 78 sisanya menempuh jalur mandiri,” jelasnya kepada Radar Bogor, Rabu (14/8/2024).

Waka Kurikulum itu menegaskan, Jika ditotal, dari 74 persen siswa Man2 Kota Bogor yang keterima di PTN itu berjumlah 290 orang dari total siswa 390 siswa dan siswi.

Terlepas dari itu, kata Baeti, pihaknya memang memiliki 2 strategi yang sudah diterapkan saat siswa dan siswi MAN 2 Kota Bogor duduk di kelas 12.

Pertama, kata Baeti, MAN 2 Kota Bogor memiliki program tambahan jam belajar atau biasa disebut bimbel, namun bimbelnya fokus pada mata pelajaran UTBK.

“Jadi ada kemampuan literasi numerasi yang semua kebutuhan UTBK itu ada bimbelnya, sehingga anak anak disupport banget untuk belajar tambahan,” ucapnya.

Kemudian kedua, lanjut Baeti, Kepala MAN 2 Kota Bogor sengaja mengintruksikan untuk membentuk tim pendampingan bagi siswa dan siswinya yang mau melanjutkan ke PTN.

Dan pendampingan itu, sudah dilakukan sejak siswa dan siswi masuk di bangku kelas 12, nama kegiatannya Mager Maping Assessment (MMA).

“Jadi sebuah assessment dengan instrument dari sikolog professional yang mencari data terkait bidang kekuatan anak anak, kan beda beda, nah darui MMA itu kita dapet data awal,” ungkapnya.

Sementara itu, Baeti juga menjelaskan kalau tim pendampingan itu dibagi menjadi dua, ada tim teknis dan tim pendampingan bimbingan.

Waka Kurikulum Man2 Kota Bogor itu mengatakan tim teknis itu bertugas untuk mencari data secara digital kepada para siswa mengenai minat mereka, mulai dari kuliahnya, dan bidangnya apa.

Kemudia data data yang didapat melalui tim teknis itu, kata Baeti nantinya akan diserahkan kepada tim pendamping bimbingan siswa dan siwi Man2 Kota Bogor.

“Jadi antara tim pendamping dengan tim teknis memang intens banget, jadi anak anak pendampingan tu ga omong kosong tanpa data, sehingga jelas dan masuk di akal siswa,” ucapnya.

Adapun untuk target di tahun ajaran berikutnya, Baeti mengatakan pihaknya belum menentukan, tapi Ia memiliki cita cita hingga di angka 80 persen muridnya keterima PTN.(cr1)

Editor : Alpin.
#MAN 2 Kota Bogor #siswa #ptn