Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Keren! Siswa Asal Sekolah Cendikia Baznas Bogor Ini Punya Segudang Prestasi Bidang Matematika Hingga Tingkat Internasional

Muhamad Rifki Fauzan • Rabu, 4 September 2024 | 20:52 WIB
Siswa asal Sekolah Cendikia Baznas, Kabupaten Bogor, Aditya Pratama memiliki segudang prestasi yang membanggakan dibidang matematika.
Siswa asal Sekolah Cendikia Baznas, Kabupaten Bogor, Aditya Pratama memiliki segudang prestasi yang membanggakan dibidang matematika.

RADAR BOGOR - Siswa asal Sekolah Cendikia Baznas Kabupaten Bogor, Aditya Pratama memiliki segudang prestasi yang membanggakan dibidang matematika.

Tidak tanggung-tanggung, prestasi yang diraih siswa asal Sekolah Cendikia Baznas dalam bidang matematika itu, hingga mencapai tingkatan internasional.

Siswa kelas 2 SMP Sekolah Cendikia Baznas Bogor ini, mengaku, sejak kelas 3 SD dirinya memang sudah mencintai mata pelajaran matematika.

Aditya mengaku salah satu alasan dirinya mencintai matematika lantaran Ia sendiri menyukai dengan bidang ilmu yang bersifat pasti.

“Kalau dibandingkan dengan ilmu sosial saya kurang suka, karena pandangan saya kalau Matematika itu kan pasti, contoh satu tambah satu sama dengan dua, nah itukan tidak akan berubah sampai kapanpun,” jelas Aditya.

Tentu fenomena ini berbeda dengan kehidupan siswa pada umumnya, namun Aditya menyebut, bahwa seseorang yang tidak menyukai matematika, lantaran pandangan awal mereka tentang mata pelajaran tersebut sudah menganggap kalau itu susah.

Sehingga Aditya menegaskan bahwa segala sesuatu, termasuk menyelesaikan soal-soal matematika itu bergantung pada mindset atau pandangan awalnya.

“Sebenarnya kan mindset orang berbeda beda, terhadap satu hal, kalau saya dari kecilnya itu ditanamkan bahwa ilmu pasti, seperti matematika bisa di atasi masalahnya asalkan mindset kita terhadap suatu ilmu itu mudah,” ungkapnya.

Berkat mindsetnya yang menganggap bahwa matematika itu mudah, Aditya mengaku bahwa dirinya justru berhasil mendapatkan banyak prestasi dibidang matematika.

Prestasi pertamanya didapatkan saat Aditya duduk dibangku kelas 5 SD, saat itu Ia menjadi perwakilan sekolah untuk mengikuti lomba matematika pada ajang OSN tingkat Kecamatan.

Ketia Ia dinobatkan sebagai sang juara, Aditya mengaku kecintaannya terhadap matematika terus bertambah, hingga dirinya duduk dibangku SMP.

Tepat saat Aditya kelas 2 SMP,di Sekolah Cendikia Baznas, Ia mengaku bahwa dirinya berhasil dinobatkan sebagai juara harapan dua dalam ajang International Kangaroo Matematics Contest (IKMC) Asutralia.

Namun siswa asal Sekolah Cendikia Baznas itu mengungkapkan bahwa prestasinya yang keluar sebagai juara harapan dua, membuat dirinya semakin termotivasi untuk bisa meraih gelar juara yang lebih dari sebelumnya.

“Masuk lah ke SMA, waktu saya kelas 10 tepatnya Maret 2024 lalu, itu saya ikut lomba yang serupa, alhamdulillah saya mendapatkan medali emas,” ungkap Aditya, pada Radar Bogor, Rabu (4/9/2024).

Aditya berpesan bahwa, segala capaian yang hari ini telah banyak peroleh sebenarnya kuncinya adalah satu, yakni mindset atau pandangan terhadap segala hal.

“Ketika kita yakin, pasti semua ada jalannya please percaya,” pungkas Aditya.

Batu Ukir Berusia 3000 Tahun Ditemukan di Kompleks Pemakaman.
Batu Ukir Berusia 3000 Tahun Ditemukan di Kompleks Pemakaman.
Batu Ukir Berusia 3000 Tahun Ditemukan di Kompleks Pemakaman.
Batu Ukir Berusia 3000 Tahun Ditemukan di Kompleks Pemakaman.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #matematika #sekolah cendikia baznas