RADAR BOGOR - Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI), komitmen bakal mendorong kesenian pencak silat menjadi salah satu kurikulum di sekolah.
Ketua Harian PB IPSI, Benny G. Sumarsono, menjelaskan hal itu penting, sebab menurutnya pencak silat merupakan kesenian khas dari Indonesia.
“Kita mencoba membangun kecintaan, pada anak-anak di usia dini dan harus menyukai pencak silat,” jelas Benny.
Oleh karenanya, hingga saat ini, Benny mengaku pihaknya akan terus berupaya untuk merealisasikan rencana tersebut, yakni masuknya pencak silat sebagai kurikulum di sekolah.
“Itu menjadi PR kita juga di PB IPSI, supaya menjadi kurikulum untuk ekstrakurikuler,” ujar Benny.
Namun, Ketua Harian PB IPSI, itu juga mengungkapkan pergantian penentu kebijakan mengenai kurikulum sekolah yang terus berganti, menjadi salah satu hambatan hingga saat ini rencananya belum terealisasi.
Maka dari itu, Benny mengajak kepada seluruh pihak, terkhusus para pecinta kesenian pencak silat untuk terus berupaya menorehkan prestasi.
“Kita harus bisa perjuangkan, jadi kita harus kasih liat kalau kita bisa, jadi kita tidak hanya menuntut tapi kita harus kasih bukti juga bahwa kita ada,” tegasnya.
Tidak hanya itu, Benny juga mengimbau kepada seluruh IPSI yang ada di berbagai daerah untuk massif melakukan berbagai macam kegiatan.
Benny menyebut, hal itu untuk membuktikan bahwasannya pencak silat hingga hari ini masih terus eksis dan akan terus eksis. (cr1)
Editor : Yosep Awaludin