Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

SDIT Ummul Quro Dinobatkan Sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Bogor, Ini Targetnya Berikutnya

Muhamad Rifki Fauzan • Kamis, 5 September 2024 | 12:24 WIB
SDIT Ummul Quro, sekolah yang saat ini resmi menyandang gelar Adiwiyata.
SDIT Ummul Quro, sekolah yang saat ini resmi menyandang gelar Adiwiyata.

RADAR BOGOR - SDIT Ummul Qoru, baru-baru ini mendapatkan penghargaan yang cukup membanggakan dari Pemerintah Kabupaten Bogor, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Ya, tepat pada 7 Agustus 2024 lalu, SDIT Ummul Quro yang beralamat di Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Kemang,  menyandang sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Bogor.

Kepala SDIT Ummul Quro, Ika Nuning Yuliyanawati, mengaku bahwa sebelum mendaftarkan sebagai sekolah Adiwiyata, pihaknya memang sudah menekankan kepada para siswanya untuk perduli terhadap lingkungan.

Terutama, kata Ika, para siswanya diajarkan betul tentang bagaiamana cara pengelolaan sampah yang ada dilingkungan sekolah, serta pemahaman mengenai cara menjaga bumi.

“Alhamdulillah, karena semangat kita bukan hanya mendapatkan sertifikat Adiwiyata, tetapi saat kami mendapatkan legalitas tersebut senang sekali, kemudian itu sebagai motivasi bagi kita,” jelas Ika.

Kepala SDIT Ummul Quro itu mengungkapkan, sebelum mendapatkan legalitas sebagai sekolah Adiwiyata, ada beberapa tahapan yang mesti dilakukan.

Pertama, kata Ika pihaknya perlu menyiapkan berkas berkas pendaftaran, lalu kemudian, lanjut Ika, sekolah yang Ia pimpin itu dilakukan visitasi oleh DLH Kabupaten Bogor.

Tidak lupa, Ika juga menjelaskan ada beberapa indikator dari penilaian sekolah Adiwiyata, salah satunya, mengenai kebersihan lingkungan sekolah, serta ketersediaan oksigen yang cukup.

Ika menjelaskan capaian SDIT Ummul Quro sebagai sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Bogor, tentu bukanlah akhir dari sebuah perjuangan.

Ika mengaku dengan legalitas sekolah Adiwiyata, pihaknya akan terus berkomitmen untuk menjaga amanah tersebut, serta lebih massif untuk melakukan berbagai macam gerakan yang berhubungan dengan kebersihan lingkunga.

“Komitmen dengan apa apa yang sudah kami verifikasi ke DLH itu, kita akan terus tanamkan kepada seluruh siswa dan guru bahwa kami memang sekolah adiwiyata,” tegas Ika pada Radar Bogor.

Sehingga dengan semangat tersebut, pada tahun 2025 mendatang, pihaknya memiliki target untuk bisa mencapai legalitas sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Barat.

Tentu, untuk mendapatkan capaian yang lebih tinggi itu, perlu persiapan yang lebih matang, sebab Ika menjelaskan penilaian sekolah Adiwiyata tingkat provinsi jauh lebih kompleks.

“Salah satu usaha kami kemarin itu, tidak lagi menggunakan sampah plastik ketika ada kegiatan,” ujar Ika, Kamis (5/9/2024).

Oleh karenanya saat ini, para siswa SDIT Ummul Quro diwajibkan untuk membawa botol minum sendiri (tumbler), hal itu dilakukan guna mengurangi sampah plastik. (cr1)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #SDIT Ummul Quro #sekolah adiwiyata