RADAR BOGOR - Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) saat ini menjadi bisnis yang paling diminati oleh masyarakat, tidak terlepas bagi warga Desa Bojong Rangkas.
Terbukti, hampir 1200 produk UMKM tersebar di Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor, dan tentu ini potensi yang harus dikembangkan.
Melihat peluang itu, mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Ummul Quro Al-Islami kelompok 20, berinisiatif menggandeng warga Bojong Rangkas mengembangkan produk UMKM tersebut.
Adapun untuk program yang diusung mahasiswa IUQI dalam mengembangkan produk UMKM warga Bojong Rangkas itu, yakni melaui Workshop, dengan tema 'Menumbuhkan UMKM di Lingkungan Masyarakat yang Progresif dan Inovatif'.
Ketua Pelaksana, M.fahaz Fadilah menuturkan, workshop pengembangan UMKM ini lahir dari sebuah culture di Desa Bojong Rangkas yang masyarakatnya dominan memiliki usaha-usaha.
“Karna hal tersebut kita sebagai agent of change dan sosial of control ingin adanya sebuah pengembangan di dalam usaha-usaha yang dimiliki oleh masyarakat di Desa Bojong Rangkas Kecamatan Ciampea,” jelas Fahaz.
Sehingga workshop pengembangan UMKM ini, kata Fahaz, diharapkan menjadi wadah bagi para pelaku UMKM di Desa Bojong Rangkas dalam pengaplikasian dan penerapan pengembangan produknya.
Selain itu, Fahaz menegaskan bahwa workshop yang diselenggarakan pada, Rabu (4/9/2024) lalu, menjadi salah satu bukti pihaknya memiliki kepedulian terhadap perkembangan UMKM dilingkungan masyarakat.
"Workshop pengembangan UMKM ini adalah bukti kita sebagai mahasiswa peduli akan perkembangan UMKM di masyarakat " ujar Fahaz dalam keterangan tertulisnya.
Workshop pengembangan UMKM yang diusung mahasiswa KKM IUQI Kelompok 20 itu, tentu diberi respon positif oleh masyarakat sekitar, terkhusus Kepala Desa Bojong Rangkas, Iding Habudin.
"Kegiatan-kegiatan yang mengedukasi masyarakat seperti inilah yang sebetulnya harus di adakan, karna sangat penting bagi masyarakat sekitar "ujarnya.
Iding berharap, kolaborasi antara mahasiwa IUQI dengan warga Desa Bojong Rangkas dalam mengembangkan produk UMKM ini tidak hanya selesai sampai pada kegiatan workshop saja. “Tetapi ini kami harapkan bakal terus berkelanjutan,” pungkas Idin Habudin. (cr1)
Editor : Yosep Awaludin