RADAR BOGOR - Presiden Hokkaido University Prof Kiyohiro Houkin bahas Society 5.0, visi yang diperkenalkan oleh Jepang, saat orasi dalam sidang terbuka Dies Natalis ke-61 IPB University di Bogor.
Dengan konsep Society 5.0, Presiden Hokkaido University Prof Kiyohiro Houkin di Dramaga IPB University Bogor menyebut, perguruan tinggi bisa ciptakan masyarakat digital.
Bahkan, mahasiswa IPB University Bogor dan lainnya yang mengembangkan Society 5.0, kata Presiden Hokkaido University Prof Kiyohiro Houkin, bisa kembangkan startup.
Di acara yang sama, di Dramaga Bogor, Rektor IPB University Prof Arif Satria, membeberkan bahwa Society 5.0 menjadi tahap baru perkembangan manusia.
Perguruan tinggi di Bogor maupun manapun, kata Rektor IPB University Prof Arif Satria, harus menyambut dan menyiapkan Society 5.0, di mana, dunia digital juga fisik berintegrasi.
"Society 5.0 ini sebagai langkah menghadapi tantangan global," kata Prof Arif.
Sebab menurut Prof Arif, Society 5.0 bisa dan mampu menciptakan generasi cerdas inklusif.
"Yang berfokus meningkatkan kualitad hidup, berkelanjutan," beber dia.
Prof Arif juga mengatakan, melalui Society 5.0, perguruan tinggi bisa menghasilkan generasi muda untuk pembangunan masa depan, juga menghasilkan pengetahuan dan inovasi yang dibutuhkan pasar dan masyarakat.
Juga, lanjutnya, kampu-kampys harus mampu melahirkan sociopreneur, technopreneur, peneliti, profesional, pekerja sosial, dan inovator.
Sementara IPB Universit, kata Prof Arif, tengah fokus menciptakan nilai bagi masyarakat, juga innopreneurship.
Sementara itu, Prof Arif mengatakan, kerja sama IPB University dengan Hokkaido University sudah meraih berbagai pencapaian.
Juga memperkuat penelitian dan hubungan Jepang dengan Indonesia.
Sejumlah staff IPB juga menyelesaikan program doktor di Hokkaido University. Serta Hokkaido University membangun kantor pusat untuk Indonesia, di IPB University.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga