Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Edukasi Pelajar di SDIT Ummul Quro, Basarnas Bogor Lakukan Mitigasi Bencana

Muhamad Rifki Fauzan • Rabu, 2 Oktober 2024 | 21:00 WIB
Edukasi Pelajar di SDIT Ummul Quro, Basarnas Bogor Lakukan Mitigasi Bencana
Edukasi Pelajar di SDIT Ummul Quro, Basarnas Bogor Lakukan Mitigasi Bencana

RADAR BOGOR - Basarnas Bogor menggelar simulasi tanggap darurat serta mitigasi bencana dengan melibatkan seluruh siswa SDIT Ummul Quro, yang berlangsung pada Rabu (2/10/2024).

Kegiatan tanggap darurat serta mitigasi bencana yang melibatkan siswa SDIT Ummul Quro Bogor ini, dibalut dalam satu program, yang disebut dengan Sar Goes To School.

Komandan Unit Siaga Sar Bogor Ahmad Nur Iman mengutarakan, program Sar Gos To School di SDIT Ummul Quro ini, pihaknya berfokus pada pemberian pengetahuan tentang mitigasi bencana gempa bumi.

“Gempa bumi merupakan sebuah bencana alam yang tidak bisa diprediksi secara pasti. Namun, dengan melakukan simulasi gempa di sekolah, siswa dapat belajar bagaimana cara menghadapi situasi darurat saat terjadi gempa bumi,” kata Ahmad.

Hal itu dilakukan, kata Ahmad, untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapan seluruh anggota sekolah dalam menghadapi bencana gempa bumi.

Tidak hanya itu, Ahmad mengungkapkan pada program Sar Goes To School di SDIT Ummul Quro itu, para siswa juga di ajarkan cara melakukan evakuasi dan mengumpulkan diri ditempat yang aman setelah terjadi gempa.

“Melalui simulasi gempa ini kami berharap bahwa pihak guru dan siswa Sekolah SDIT Ummul Quro Bogor akan semakin siap menghadapi bencana gempa bumi dan dapat mengurangi dampak buruk yang ditimbulkan oleh bencana tersebut,” jelas Ahmad.

Sementara itu, Kepala SDIT Ummul Quro Ika Nuning Yuliyanawati mengungkapkan, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut ada sekitar 786 anak.

Bukan cuma siswa yang terlibat, Ika mengatakan, kegiatan itu juga diikuti seluruh staf pengajar di SDIT Ummul Quro.

Ika menilai, kegiatan tanggap darurat serta mitigasi bencana ini menjadi penting, apalagi, kata Ika, saat ini sedang marak diperbincakan tentang Megathrust.

“Jadi kita ingin menguatkan akidah anak-anak sehingga jika ada informasi apapun kita tidak perlu takut. Karena segala sesuatu itu tidak akan terjadi diluar kehendak Allah,” ujar Ika pada Radar Bogor.

Namun Ika juga menjelaskan, pembelajaran tentang teknik cara penanganan jika terjadi gempa bumi yang dilakukan oleh Basarnas Bogor itu, nantinya bisa dijadikan sebagai Ikhtiar yang dilakukan.

“Sehingga bukan hanya tawakal tapi juga perlu yang namanya Ikhtiar untuk menyelamatkan diri, kalau tadi tekniknya dari Basarnas, nah kalau kita tadi ajarkan mengenai doa-doanya,” ujarnya.

Oleh karenanya, Kepala SDIT Ummul Quro itu mengutarakan, pihaknya sangat merespon baik atas terselenggaranya program Sar Goes To School kesekolahnya.

Ika juga mengaku, bukan cuma pihak sekolah, melainkan para orang tua murid juga sangat mengapresiasi atas terselenggaranya program tersebut.

“Terbukti, tadi juga ada snack yang disedikan oleh orang tua, Jadi memang kegiatan ini juga salah satu yang diharpakn oleh orang tua,” pungkasnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #mitigasi bencana #SDIT Ummul Quro