Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sandang Gelar Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional, Kepsek SD Muhammadiyah Bogor : Ini Amanah Besar!

Muhamad Rifki Fauzan • Senin, 7 Oktober 2024 | 19:23 WIB

 

SD Muhammadiyah Bogor Sandang Gelar Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional
SD Muhammadiyah Bogor Sandang Gelar Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional

RADAR BOGOR - Menyandang gelar Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional, menjadi cita-cita dan harapan bagi tiap instansi pendidikan, termasuk SD Muhammadiyah Bojong Gede Bogor.

Dan berkat kerja sama seluruh pihak, SD Muhammadiyah Bojong Gede Bogor berhasil menyandang Sekolah Adiwiyata tingkat nasional tahun 2024.

Kepala SD Muhammadiyah Bojong Gede Bogor Nurul Nuzlia mengutarakan, gelar Sekolah Adiwiyata tingkat nasional merupakan kado terindah menjelang akhir tahun 2024.

Oleh karenanya, kata Nurul, pihaknya saat ini gencar untuk mengingatkan kepada seluruh pihak yang ada di SD Muhamadiyah Bojonggede agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

“Gelar Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional bagi saya ini amanah besar, maka sebagai ummat muslim kita diwajibkan menjaga amanah tersebut dengan baik,” tuturnya, Senin (7/10/2024).

Tentu, kata Nurul untuk menyandang gelar Sekolah Muhamadiyah memerlukan proses yang sangat panjang, mulai dari seleksi adiwiyata tingkat Kabupaten Bogor.

Dilanjut dengan seleksi adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar). Dan dimasing-masing tingkatan itu, lanjut Nurul memiliki kriteria masing-masing yang harus dipenuhi.

Namun terlepas dari itu, Nurul Nuzlia mengungkapkan, bahwa memang pihaknya sudah membiasakan seluruh warga SD Muhammadiyah Bojong Gede menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

“Misalnya kita biasakan para siswa untuk membawa bekel atau tumbler, agar mengurangi sampah plastik di sekolah kita ini, terus juga kita ada kantin yang kadar gizi makanannya sangat kita perhatikan,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Nurul juga menjelaskan, meski di sekolahnya memiliki keterbatasan lahan, namun mereka coba untuk terus mengoptimalkan lahan tersebut dengan menanam berbagai macam tumbuhan hijau.

Bahkan Nurul mengungkapkan, bahwa di SD Muhammadiyah Bojong Gede memiliki salah satu salah Ekstrakulikuler (Eskul) yang memang intens untuk mendaur ulang sampah kertas.

“Kita ada eskul menganyam, nah barang yang di anyam atau di olah itu adalah kertas, koran atau buku-buku bekas, yang disulap jadi berbagai macam hiasan kelas,” ucapnya.

Kepala SD Muhammadiyah Bojong Gede itu juga mengutarakan pencapaiannya menyandang Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional bukan akhir dari segalanya.

Akan tetapi, Nurul mengaku saat ini pihaknya memiliki target untuk kembali mengupayakan agar bisa menyandang gelar Sekolah Adiwiyata Mandiri.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #adiwiyata #sd muhammadiyah #bojong gede