Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pekan Bahasa 2024, Jadi Cara SDIT Nahwa Nur Bogor Dekatkan Kebiasaan Siswa Baca Buku

Muhamad Rifki Fauzan • Jumat, 18 Oktober 2024 | 14:10 WIB
Potret saat siswa kelas 2 yang sedang menceritakan hasil bacaannya, dan menjadi salah satu dari rangkaian kegiatan Pekan Bahasa 2024 di SDIT Nahwa Nur
Potret saat siswa kelas 2 yang sedang menceritakan hasil bacaannya, dan menjadi salah satu dari rangkaian kegiatan Pekan Bahasa 2024 di SDIT Nahwa Nur

RADAR BOGOR - SDIT Nahwa Nur Bogor sukses menghelat program Pekan Bahasa 2024 yang berlangsung selama 5 hari, mulai dari Senin (14/10/2024) hingga, Jumat (18/10/2024).

Kepala SDIT Nahwa Nur, Laila Nuri, mengutarakan program Pekan Bahasa ini merupakan kegiatan rutin yang tiap tahun pihaknya selenggarakan.

Laila menjelaskan, program Pekan Bahasa 2024 ini, bertujuan untuk mendorong siswa dan siswi SDIT Nahwa Nur agar senantiasa terbiasa membaca buku.

Hal itu menjadi penting, kata Laila, agar kebiasaan positif tersebut dapat senantiasa terbawa hingga para siswa dan sisiwinya itu tumbuh menjadi dewasa.

“Kalau itu tidak dibiasakan maka akan dengan sangat mudah tergerus oleh kemajuan teknologi melalui gawai,” tutur Laila pada Radar Bogor, Jumat (18/10/2024).

Terlebih, Laila menilai, informasi yang saat ini disajikan melalui gawai tidak bisa di telan mentah-mentah, bahkan justru menurutnya banyak yang diluar dari norma.

“Sehingga itu akan berbahaya untuk anak, bole saja bermain gawai, tapi dasarnya harus kuat dulu, yakni memilah dan memilih informasi, itu perlu kemampuan berfikir kritis, dan berfikir kritis bisa dilatih melalui baca buku,” jelas Laila.

Laila mengungkapkan melalui pembiasaan baca buku disekolah, SDIT Nahwa Nur berhasil melaunching 2 buku hasil kolaborasi antara siswa, guru serta komite pada tahun 2022 dan 2023.

Di lokasi yang sama, Ketua Pelaksana Pekan Bahasa SDIT Nahwa Nur, Tsabita Nur Diennilah, mengutarakan dalam kegiatan tersebut diwarnai dengan berbagai macam serangkaian acara.

Salah satunya lomba literasi, yang di bagi menjadi 3 fase, yakni fase A, meliputi siswa kelas 1 dan 2, kemudian fase B, diikuti oleh siswa kelas 3 dan 4.

“Dan terakhir yaitu fase C, juga meliputi kelas 5 dan 6, nah di masing masing fase itu berbeda-beda mata lomba, tentu disesuaikan dengan kategori kelas,” ungkap Tsabita.

Misal kelas 6, kata Tsabita mereka membuat poster tentang keunggulan yang terkenal dari kisah sahabat nabi, dengan begitu, lanjutnya, para siswa memerlukan riset atau baca.

“Sehingga setelah riset, barulah dikemas melalui poster, nah isi poster tersebut dipresentasikan ke kami, baru kami bisa berikan nilai untuk mereka,” jelas Tsabita.

Tsabita berharap, setelah kegiatan Pekan Bahasa ini para siswa SDIT Nahwa Nur dapat senantiasa memahami tentang pentingnya budaya literasi. (cr1)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #SDIT Nahwa Nur #bahasa