RADAR BOGOR - SMAIT Ummul Quro mendapatkan kabar yang menggemberikan usai salah seorang siswanya berhasil menyabet medali emas kategori matematika dalam ajang Indonesian Medical Olympiad 4 (IMO 4) tingkat nasional.
Siswa yang berhasil membawa nama baik SMAIT Ummul Quro di kancah nasional itu bernama Muhammad Fahd Arrasyd, ia merupakan siswa kelas X.
Muhammad Fahd Arrasyd, atau yang akrab disapa Fahd itu mengaku, informasi tentang capaian prestasinya itu didapatkan, waktu Selasa (22/10/2024) sementara pelaksanan lomba yang diikuti SMAIT Ummul Quro itu telah berlangsung pada, 19 Oktober lalu.
“Jujur ga espect banget soalnya baru pertama kali ikut lomba, tapi langsung dapet medali emas, alhamdulillah,” kata Fahd pada Radar Bogor, Rabu (23/10/2024).
Fahd juga kerap menceritakan momen heroiknya saat mengikuti lomba IMO 4 tersebut, pasalnya saat kegiatan itu berlangsung bertepatan dengan pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) di SMAIT Ummul Quro.
Akhirnya kata Fahd, dirinya yang juga menjadi bagian dari peserta LDK tersebut meminta izin kepada panitia, untuk mengerjakan soal-soal olimpiade itu, dan beruntungnya kegiatan tersebut diselenggarakan secara online.
“Wah itu hectic banget pas ngisi soal, nah setelag selesai mengerjakan soal-soal tersebut aku langsung balik lagi ikut kegiatan LDK,” ungkap Fahd.
Disisi lain, anak pertama dari empat berasaudara itu mengutarakan, dirinya memang sudah menyukai pelajaran matematika sejak pertengah kelas 9 SMP.
Hal itu dikarenakan, lanjut Fahd, dirinya mulai termotifasi dari sosok sang ayah yang memang jago matematika serta berprofesi sebagai programmer.
“Saya juga memang suka dengan tantangan, dan matematika adalah mata pelajaran yang menurut saya menantang di banding pelajaran lain,” tutur Fahd.
Tidak hanya itu, siswa SMAIT Ummul Quro ini menjelaskan sisi lain yang bisa menghantarkan dirinya dapet medali emas matematika itu lantaran Ia memiliki satu moto hidup yang membuatnya terus termotifasi.
“Bunyinya, kalau kamu ingin jadi pemenang jangan pernah menyerah, karena kalau kalian menyerah itu berarti kalian bisa jadi pecundang, tapi kalau ga nyerah boleh jadi kalian jadi pemenang,” pungkas Fahd. (cr1)
Editor : Yosep Awaludin