RADAR BOGOR - Presiden Prabowo Subianto mewacanakan untuk berlakukan mata pelajaran Matematika (MTK) sejak anak duduk dibangku pendidikan Taman Kanak-kanak (TK).
Wacana pemberlakuan mata pelajaran matematika untuk anak TK itu, diminta Prabowo Subianto saat dirinya memanggil Menteri Pendidikan Dasar Menengah (Dikdasmen) Abdul Muti, pada Selasa (22/10/2024) kemarin.
Wacana masuknya mata pelajaran matematika di TK, tentu saja menuai pro dan kontra dikalangan masyarakat, mereka menganggap jika hal itu benar direalisasikan maka dapat memberatkan para pelajar.
Menanggapi hal itu, Pakar Pendidikan Universitas Pakuan Bogor Rais Hidayat pun angkat suara, menurutnya ada beberapa hal yang jauh lebih penting untuk diajarkan kepada anak-anak TK.
“Baiknya fokus ke pendidikan dan pengembangan karakter, interaksi sosial, pengembangan nilai dan etika karena akan jadi dasar untuk pendidikan selanjutnya,” jelas Rais Hidayat.
Meski begitu, Rais Hidayat juga menjelaskan boleh saja anak-anak TK diajarkan soal matematika, tapi sebatas konsep-konsep dasar seperti mengenal angka, pola, bentuk.
Dan itupun, kata Rais perlu dikemas dengan konsep pembelajaran yang menyenangkan, misalnya melalui games, dan tidak untuk konsep pembelajaran formal seperti di jenjang pendidikan SD dan SMP.
“Harus kita pahami bersama bahwa matematka itu abstrak, sedangkan anak PAUD/TK itu masih taraf berpikir konkret, makanya yang pas adalah bermain sambil belajar,” ucapnya.
Bahkan Rais Hidayat menegaskan, jika pembelajaran matematika diberlakukan secara formal maka dapat bertentangan dengan psikologi dan perkembangan anak PAUD/TK itu sendiri.
“Kalo dipaksakan secara formal, akan aneh dan ditertawakan oleh seluruh dunia,” tuturnya Rais pada Radar Bogor, Rabu (23/10/2024)
Dengan begitu, Rais Hidayat menyimpulkan, jika wacana pembelajaran MTK tersebut benar diberlakukan untuk anak TK maka harus disesuaikan dengan perkembangan psikologinya.
“Intinya tidak apa-apa porsi matematika di PAUD/TK ditambah tapi dengan cara yang sesuai dengan perkembangan psikologi anak PAUD/TK, melalui permainan itu tadi,” pungkasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga