RADAR BOGOR - Cipatakan lingkungan belajar yang kondusif, SD Salman Alfarisi Bogor, mengajak seluruh anak didiknya untuk mendekalarasikan sekolah anti bullying.
Kepala SD Salman Alfarisi Bogor Asep Irvan Sapandi mengutarakan, deklarasi anti bullying ini merupakan tindak lanjut pasca ditetapkannya sebagai sekolah ramah anak.
“Sepetember lalu, SD Salman Alfarisi ditetapkan sebagai sekolah ramah anak, anti bullying oleh Dinas Pendidikan Kota Bogor, sehingga ini menjadi salah satu kewajiban bagi kami,” katanya pada Radar Bogor.
Asep Irvan juga menjelaskan, deklarasi sekolah anti bulliying ini merupakan bagian dari serangkaian peringatan hari sumpah pemuda yang jatuh pada 28 Oktober kemarin.
Kepala SD Salman Alfarisi itu menegaskan, jika 96 tahun lalu para pemuda berkumpul untuk persatuan bangsa Indonesia.
Maka deklarasi tersebut bentuk kesatuan visi sekolahnya agar memastikan tidak ada perundungan antar sesama.
Asep Irvan mengungkapkan setidaknya ada 7 point dalam deklarasi sekolah anti bulyying tersebut.
Pertama, yaitu bersikap saling menghormati dan menghargai diantara sesama.
Kemudian yang kedua, kata Asep Irvan, menjauhi tindakan yang menyakiti dan merendahkan diantara sesama, lalu menjauhi tindakan kekerasan, kejahatan dan penyimpangan seksual.
Berikutnya menjaga pertemanan dan ketenangan di SD Salman Alfarisi dan lingkungan sekitarnya, mengajak dan menyebarkan pesan-pesan kebaikan, melaporkan jika terjadi perundungan atau kekerasan seksual kepada bapak dan ibu guru.
“Dan yang terakhir, kami cantumkan point, bertekad menjadi anak yang berakhlak mulia, membanggakan orangtua dan berguna bagi agama, bangsa dan negara,” jelas Asep Irvan, Selasa (29/10/2024).
Asep Irvan berharap, deklarasi anti bullying ini dapat senantiasa tertanam di benak para siswa dan seluruh civitas akademik SD Salman Alfarisi, dan tidak dijadikan sebagai kegiatan seremonial belaka.
Sekedar informasi deklarasi sekolah anti bullying ini telah dilakukan oleh seluruh civitas akademik SD Salman Alfarisi pada, Senin (28/10/2024) kemarin.
Deklarasi antibbullying itu juga diwarnai dengan kegiatan pengecapan tangan menggunakan cet air oleh para siswa SD Salman Alfarisi, sebagai komitemen atas ikrar yang telah diucapkan.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga