Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Puncak Peringatan HSN, Ponpes Modern Ummul Quro Al Islami Helat UQI Fest 2024, Diikuti Ratusan Peserta

Muhamad Rifki Fauzan • Kamis, 31 Oktober 2024 | 14:36 WIB
Pembukaan UQI Fest 2024 yang menjadi rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional di Ponpes Modern Ummul Quro Al Islami.
Pembukaan UQI Fest 2024 yang menjadi rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional di Ponpes Modern Ummul Quro Al Islami.

RADAR BOGOR - Puncak peringatan Hari Santri Nasiona (HSN) Pondok Pesentren (Ponpes) Modern Ummul Quro Al Islami, disemarakan UQI Fest 2024, Kamis (31/10/2024).

Ketua Pelaksana HSN Popes Modern Ummul Quro Al Islami, Firdausi Rahman mengutarakan, UQI Fest 2024 itu terdiri dua rangkaian acara besar yakni, Pesta Sains dan Fiqih Expo.

Untuk Pesta Sains sendiri, kata Firdausi terdiri dari empat mata lomba, pertama yaitu, pembutan roket air, kemudian pembuatan replika gunung erupsi.

Ada juga cipta karya dari barang-barang bekas, lalu mata lomba yang terakhir dalam pesta sains Ponpes Modern Ummul Quro Al Islami itu adalah pembuatan sabun.

“Ada sekitar 11 sekolah yang ikut, dengan jumlah total 70 peserta,” kata Firdausi pada Radar Bogor, Kamis (31/10/2024).

Sementara itu untuk Fiqih Expo yang juga menjadi rangkaian kegiatan UQI Fest 2024, dijelaskan Firdausi diikuti oleh 525 peserta yang terdiri dari 15 sekolah se-Jabodetabek.

Lebih lanjut, Penanggung jawab Fiqih Expo Ponpes Modern Ummul Quro Al Islami, Fajrurohman mengutarakan bahwa kegiatan tersebut sebagai salah satu cara untuk memfisualisasikan barang-barang yang disebutkan dalam kitab fiqih.

“Misalnya takaran satu mud, yang ingin membayar fidyah, ada juga mengusap muza, kalau di Indonesia itu seperki kaos kaki, tapi ini dari kulit,” ungkap Fajrurohman.

Sehingga Fiqih Expo itu merupakan kegiatan semacam pameran, dimana para pesertanya diajak untuk melihat langsung, barang-barang yang secara teori sulit untuk digambarkan.

Di lokasi yang sama, Pimpinan Pondok Pesantren atau Mudir Ma’had Ponpes Modern Ummul Quro Al Islami, Syaiful Falah menjelaskan dua kegiatan di atas sebagai salah satu bukti bahwa Pondok Pesantren bukan hanya berbicara tentang Ilmu-ilmu Ukhrowi.

Syaiful Falah menegaskan, bahwa saat ini sudah tidak lagi bisa dikatakan bahwa santri yang tinggal di pondok pesantren adalah kuno dan ketinggalan zaman.

“Dan seharusnya pesantren tidak mendikotomi antara ilmu umum, dengan ilmu agama, karena dua duanya bersumber satu dari alquran, Allah Swt,” tegas Syaiful.

Sehingga nantinya Syaiful berharap, alumni Pondok Pesantren tidak hanya masuk ke Perguruan tinggi islami, tetapi juga bisa masuk ke kampus-kampus yang basicnya bukan cuma islami.

“Dan karena ini momentum Hari Santri, saya menegaskan bahwa santri yang keren adalah mereka yang mampu memadu padankan natara ilmu dunia dan ukhrowi,” pungkasnya.(cr1)

Editor : Alpin.
#bogor #Ponpes Modern Ummul Quro Al Islami #hari santri