RADAR BOGOR - Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor saat ini tengah gencar untuk mendorong guru paud agar senantiasa mengembangkan kemampuan literasi numerasi.
Terbaru, hal itu dilakukan Disdik Kabupaten Bogor melalui program Bimbingan Teknis (Bimtek) literasi dasar, diikuti oleh puluhan guru Paud yang ada di Bumi Tegar Beriman, Kamis (31/10/2024).
Dalam kesempatan itu, Kepala Disdik Kabupaten Bogor, Bambang Tawekal menegaskan bahwa, kemampuan literasi numerasi pada guru Paud menjadi modal dasar pembelajaran yang harus dimiliki.
“Sebab ini berkaitan erat dengan metode pembelajaran yang diberikan kepada siswa, seperti membaca, menulis dan berkomunikasi,” jelas Bambang Tawekal.
Lebih lanjut, Kepala Bidang Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Siswanto mengutarakan, pengembangan literasi dan numerasi pada guru Paud dapat senantiasa memantik kemampuan berfikir kritis setiap pribadinya.
Hal itu menjadi penting, kata Siswanto, karena seorang guru Paud harus mampu memadu padankan antara teori pembelajaran dengan bermain, sebagai satu hal yang digemari anak usia dini.
“Ditambah guru juga harus tau setiap anak itu berbeda-beda sehingga harus dituntut mampu berfikir kritis, serta mampu mengerti kemauan anaknya tersebut. Karena kemampuan anak harus diasah sejak dini,” ujar Siswanto.
Siswanto juga menjelaskan bahwa, satu hal yang ditekankan dalam program Bimtek Literasi Dasar tersebut adalah pengajaran tentang tata cara berbahasa yang baik pada anak.
“Jadi tata bahasa seorang guru juga wajib diperhatikan apalagi segmentasinya anak-anak usia dini, diajarkan membaca sejak dini boleh, tapi harus tetap dipadupadankan dengan bermain,” pungkasnya.
Siswanto berharap, melalui kegiatan tersebut para guru Paud di Kabupaten Bogor dapat senantiasa dapat segera merealisasikan materi materi yang diajarkan.
Sehingga Ia menegaskan, Bimtek Literasi Dasar yang diinisiatorinya itu bukan hanya sebagai kegiatan, yang sifatnya seremonial belaka. (cr1)
Editor : Yosep Awaludin