RADAR BOGOR - Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Bogor bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor menggelar Diklat Angkatan ke-2 untuk 300 guru SD dan SMP se-Kabupaten Bogor.
Acara yang bertajuk Membangun Kepribadian Holistik ini berlangsung di Auditorium Aysha, Kampus Al-Madinah pada Rabu (13/11/2024).
Ketua BMPS Kabupaten Bogor, Agus Sriyanta, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari Program Kerja BMPS untuk meningkatkan kualitas para guru di wilayah Kabupaten Bogor.
"Para guru di sekolah swasta memang sangat membutuhkan berbagai diklat yang tujuannya meningkatkan mutu pelayanan dalam pembelajaran," kata Agus.
Acara ini dihadiri oleh Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Bogor, Wasto Sumarno, atau seringkali disapa Wastowo.
Dalam sambutannya, ia yang berjanji mendukung penuh upaya BMPS dan Dinas Pendidikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bogor.
Wastowo juga menekankan pentingnya pembangunan karakter siswa, yang memerlukan waktu lama dan berbeda dengan pembangunan fisik yang lebih cepat.
Ia berpesan kepada para guru untuk tetap komitmen mengajar dengan hati.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Nina Nurmasari, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta dalam mengatasi masalah pendidikan yang semakin kompleks.
"Kita optimistis menghasilkan insan-insan terbaik yang memiliki kemampuan menjawab tantangan jaman," kata Nina.
Nina menjelaskan bahwa diklat ini bertujuan membangun kepribadian holistik bagi guru agar mampu menghadapi tantangan zaman, termasuk pengaruh budaya luar dan kemajuan teknologi.
Ia juga mengajak guru untuk kembali menulis dengan tangan di buku, karena hal ini dapat melatih siswa menjadi lebih sabar, teliti, dan fokus, serta memperdalam pemahaman materi.
Di akhir acara, peserta diklat berdiskusi dan berfoto bersama narasumber dari Forum Doktor Manajemen Pendidikan Universitas Pakuan (UNPAK). Kegiatan ini ditutup pada pukul 15.30 WIB.
Diklat ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, terutama dalam membentuk karakter sosial emosional siswa, serta mendukung pengembangan guru untuk memberikan pendidikan yang lebih baik dan profesional di Kabupaten Bogor.***
Editor : Halimatu Sadiah