RADAR BOGOR - Kabar duka datang dari Universitas Pakuan (Unpak) Bogor. Wakil dekan I Fakultas Hukum Unpak, Raden Muhammad Mihradi wafat.
Universitas Pakuan melalui media sosialnya menyampaikan kabar duka, Jumat (22/11/2024).
"Keluarga Besar Universitas Pakuan turut berduka cita atas berpulangnya Bapak Raden Muhammad Mihradi, S.H., M.H . Wakil Dekan 1 Fakultas Hukum Universitas Pakuan," tulis pengumuman yang disampaikan di Instagram official_unpak.
"Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," sambung keterangan tersebut.
Kabar duka kepergian Muhammad Mihradi mendapat ucapan dukacita di media sosial. Sejumlah warganet turut berdoa atas wafatnya Wakil dekan I Fakultas Hukum Unpak Bogor tersebut.
"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun..Dosen yg terkenal dengan pembawaan kalem, tutur katanya santun, suka bercanda dan ramah sekali orangnya..dipanggil Allah SWT di hari baik..Husnul Khatimah Pak Redi," tulis salah satu warganet di kolom komentar.
"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.. Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fuanhu Almarhum semasa hidup dan diterima segala amal baik beliau semasa hidup. Beliau orang baik, beliau adalah dosen penguji saya saat sidang dan sangat mempermudah saya saat sidang," ujar warganet lainnya.
Sosok Muhammad Mihradi
Sementara itu berdasarkan laman Instagram @mihradi ia mengunggah keterangan tentang latar dirinya pada salah satu buku yang ditulisnya.
Dalam buku tersebut diketahui Raden Muhammad Mihradi lahir di Bogor, 12 Agustus 1974 atau kini berusia 50 tahun.
Ia menyelesaikan pendidikan S1 Hukum di Universitas Pakuan (1997) dan S2 Hukum di Universitas Tarumanagara Jakarta (2008) dan sedang studi S3 di Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Jayabaya.
Mihradi dikenal sebagai Direktur Pusat Studi Pembangunan Hukum Partisipatif yang merintis karir selain dosen pada Program Kosentrasi Hukum Pemerintah FH Universitas Pakuan sejak 1998.
Ia tercatat pernah melakukan kajian Cetak Biru Mahkamah Konstitusi (2004) dan Cetak Biru Komisi Yudisial (2010) sebagai tenaga ahli di bawah supervisi Konsorsium Reformasi Hukum Nasional (KRHN) dan Indonesian legal Rountable.
"Dikenal sebagai penulis produktif di berbagai media cetak dan online serta pembicara di berbagai ruang publik," tulis unggahan Mihradi di Instagram.
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim