Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

43 Persen Guru ASN di Kota Bogor Belum Memiliki Sertifikasi, Dewan Minta Disdik buat Pelatihan Khusus

Muhamad Rifki Fauzan • Kamis, 5 Desember 2024 | 15:05 WIB
Upacara Hari Guru Nasional 2024 di Balai Kota Bogor. Kemendikdasmen menyiapkan hadiah spesial.
Upacara Hari Guru Nasional 2024 di Balai Kota Bogor. Kemendikdasmen menyiapkan hadiah spesial.

RADAR BOGOR - Dinas Pendidikan mencatat bahwa ada ribuan guru berstatus ASN di Kota Bogor belum memiliki sertifikasi, mulai dari jenjang pendidikan TK hingga SMP.

Jika melansir dari data yang dimiliki Dinas Pendidikan Kota Bogor, total guru berstatus ASN yang belum memiliki sertifikasi ada sekitar diangka 1667.

Data guru berstatus ASN Kota Bogor yang belum memiliki sertifikasi itu, didominasi oleh mereka yang mengajar pada jenjang pendidikan sekolah dasar, dengan total 1.528.

Kemudian disusul oleh guru ASN yang mengajar dijenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan jumlah 137 orang dan guru TK sebanyak 2 orang.

Sementara guru ASN di Kota Bogor yang sudah memiliki sertifikasi berjumlah 2013 orang, terdiri dari jenjang pendidikan TK hingga SMP.

Jika di akumulasi antara guru ASN yang sudah bersertifikasi dan yang belum bersertifikasi maka terhitung ada sekitar 43 persen guru berstatus ASN di Kota Bogor belum memiliki sertifikasi.

Menanggapi informasi tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Ence Setiawan meminta kepada pemerintah daerah, tekhusus Dinas Pendidikan Kota Bogor untuk membuat pelatihan khusus.

Pelatihan tersebut diperuntukan untuk mereka para guru yang belum memiliki sertifikasi, kata Ence bukan cuma ASN tetapi juga kepada para guru honorer.

“Isi pelatihannya kaya semisal kiat kiat lolos sertifikasi, agar pada saat seleksi, guru-guru kita ini dapat mudah menjawab soalnya,” Jelas Ence pada Radar Bogor, Kamis (5/12/2024).

Ence menegaskan sertifikasi memiliki keterkaitan erat dengan motifasi para guru saat melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di dalam kelas.

Tidak hanya motifasi, Ence mengatakan sertifikasi itu juga bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan jaminan kesejahteraan kepada para guru.

“Ketika mereka ini memiliki semangat yang tinggi dalam mengajar, maka akan berpengaruh pada kualitas pendidikan tekhusus di Kota Bogor,” pungkasnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#kota bogor #guru #sertifikasi