Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Radar Bogor Goes To School Sosialisasikan Bahaya Bullying

Muhamad Rifki Fauzan • Senin, 16 Desember 2024 | 13:44 WIB

 

Ratusan siswa SMP IT Birrul Waalidain saat mengikuti kegiatan Radar Bogor Goes To School.
Ratusan siswa SMP IT Birrul Waalidain saat mengikuti kegiatan Radar Bogor Goes To School.

RADAR BOGOR - Lewat program Goes To School, media Radar Bogor sosialisasikan bahaya dan dampak dari prilaku bullying, yang berlangsung pada Senin (15/12/2024) di SMP IT Birrul Waalidain.

Redaktur Pendidikan Radar Bogor, Pipin Apriani menjelaskan bahwa program tersebut hadir sebagai bentuk ke prihatinan pihaknya atas maraknya prilaku bullying di lingkungan sekolah.

Perempuan yang akrab disapa Pipin itu menjelaskan, dalam kurun satu tahun, program Radar Bogor Goes To School ini sudah merambak ke berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA.

“Ini bentuk ke prihatinan dari kami, banyak keajadian perundungan di sekolah, karena mungkin terbiasa bercanda, itulah alasan kita kenapa menjangkau ke sekolah,” jelas Pipin.

Pipin berharap dengan adanya sosialiasi anti bullying ini, dapat senantiasa mewujudkan lingkungan sekolah yang ramah anak sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung nyaman dan efektif.

Pada program Goes To School kali ini, Radar Bogor menghadirkan langsung narasumber dari Hipnoterapis Klinis Griya Harmoni Terapi Nina Marlina.

Dalam paparannya, Nina menjalaskan bullying merupakan tindakan menyakiti perasaan orang lain yang dilakukan secara sengaja dan berulang kali.

“Bullying itu ada beragam bentuknya, bisa berupa fisik, kemudian berbentuk verbal, emosional dan juga cyber,” tutur Nina dalam materinya.

Nina menegaskan jika prilaku bulyying terus dibiarkan terjadi di lingkungan sekolah, maka akan berdampak buruk terhadap mental para siswa.

Sebab prilaku bullying dapat menghilangkan rasa kepercayaan diri korbannya, kemudian terjadinya depresi hingga mengakibatkan bunuh diri.

“Salah satu upaya yang bisa dilakukan oleh satuan pendidikan untuk menghindari prilaku bulyying yaitu, tumbuhkan rasa kasih sayang terhadap sesama, baik antara guru dan siswa, ataupun siswa sama siswa,” ujar Nina.

Progran Radar Bogor Goes To School ini diikuti sebanyak 100 orang siswa dan siswi SMP IT Birrul Waalidain, mereka sangat interaktif dalam mengikuti kegiatan tersebut.

Kepala SMP IT Birrul Waalidain, Restu Amalia juga memberikan respon hangat atas keberlangsungan program Radar Bogor Goes To School.

“Sosialiasi anti bulyying ini sangat bermanfaat sekali bagi anak-anak, biarpun ini bukan kali pertama, tapi saya percaya dengan pemateri yang baru dapat menambah ilmu baru juga,” kata Restu.

Restu berharap dengan adanya sosialisasi anti bulyying ini para siswa dapat senantiasa lebih memahami akan bahaya dan dampak dari prilaku tersebut.

“Sehingga saat belajar di sekolah mereka akan merasa nyaman, dan saya pesankan tadi bahwa materi yang disampaikan harus direalisasikan bukan hanya di sekolah tapi juga saat di rumah,” pungkasnya. (cr1)

Editor : Yosep Awaludin
#goes to school #radar bogor #bullying