Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Lewat Konferensi Internasional, Mahasiswa KPI IAIN Laa Rooiba Bogor Bahas Tantangan Dakwah di Era Digital

Muhamad Rifki Fauzan • Rabu, 18 Desember 2024 | 18:08 WIB
Sejumlah mahasiswa KPI bersama dengan Civitas Akdemik IAIN Laa Roiba sesuai menghelat kegiatan konferensi internasional yang membahas tantangan dakwah di era digital.
Sejumlah mahasiswa KPI bersama dengan Civitas Akdemik IAIN Laa Roiba sesuai menghelat kegiatan konferensi internasional yang membahas tantangan dakwah di era digital.

RADAR BOGOR - Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Nasional atau IAIN Laa Roiba Bogor menghelat International Conference on Preaching and Media bertajuk Traditional Preaching in the Era of New Media.

Kegiatan mahasiswa KPI IAIN Laa Roiba Bogor, dikemas secara hybrid, dengan berkolaborasi bersama sejumlah kampus lainnya, seperti KPI Universitas Muhammadiyah Bandung dan KPI Universitas KH Ruhiyat Cipasung.

Konferensi Internasional mahasiswa KPI IAIN Laa Roiba Bogor itu, menghadirkan sejumlah narasumber yang memang ahli dibidangnya.

Seperti Assoc. Prof. Dr. Metin EKEN dari Universitas Erciyes, Turki.Kemudian Prof. Dr. Moch. Fakhruroji, dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Didalam paparannya mereka membahas sejumlah tantangan yang mesti bisa disikapi bersama dalam upaya dakwah di ruang-ruang digital.

Seperti halnya yang disampaikan oleh, Prof Fakhruroji, Dia memaparkan kemajuan teknologi membawa disrupsi besar terhadap dakwah tradisional.

Menurutnya otoritas agama menjadi lebih cair, dan siapa pun kini dapat menjadi da’i digital melalui platform media baru.

Media yang sebelumnya hanya dianggap alat tapi kini, Fakhruroji menilai bahwa hal itu telah menjadi ruang yang membentuk ulang narasi dakwah.

“Media memiliki potensi luar biasa untuk mendukung dakwah, tetapi juga bisa menciptakan tantangan etika yang serius. Literasi digital bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan mutlak untuk memastikan dakwah tetap sesuai nilai-nilai Islam,” tutur Prof. Fakhruroji.

Sementara itu, Prof Metin EKEN, menerangkan bahwa, modernitas telah mengubah ekspresi religius menjadi bagian dari budaya populer dan hiburan.

“Transformasi dakwah di media sering kali menghadirkan bentuk religius, tetapi dengan isi yang terserap ke dalam narasi sekuler. Inilah tantangan terbesar bagi generasi muda Muslim saat ini,” jelasnya.

Lebih lanjut Ia menegaskan, tanpa literasi media yang memadai, para pendakwah dapat secara tidak sadar menjadi bagian dari narasi sekuler yang berlawanan dengan niat awal mereka.

Kegiatan hasil kolaborasi antar sejumlah kampus yang ada di Jawa Barat itu menuai respon positif dari berbagai pihak, salah satuya Rektor IAI-N Laa Roiba, Dr. Ernawati.

“Konferensi kemarin menjadi bukti nyata bahwa dakwah dan media dapat berjalan beriringan untuk menjawab kebutuhan zaman,” jelasnya, Rabu (17/12/2024)

Ernawati berharap materi materi yang disampaikan oleh para narasumber dapat senantiasa bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari hari.

“Terlebih para mahasiswa yang ikut ini merupakan mahasiswa KPI yang memang memiliki kefokusan khusus dibidang dakwah,” pungkasnya.

Sekedar informasi, konferensi internasional yang diinisiasi oleh mahasiswa IAIN Laa Roiba itu telah berlangsung pada, Sabtu (14/12/2024) lalu.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #mahasiswa KPI #IAIN Laa Roiba