RADAR BOGOR—Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa stimulasi anak di masa golden age sangat penting untuk memastikan perkembangan dan pertumbuhan anak yang optimal.
Anak-anak golden age terjadi antara usia 0 dan 5 tahun. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sekitar 50% kecekapan orang dewasa mulai terbentuk di usia ini.
Dengan demikian, pendidikan usia dini tetap menjadi perhatian orang tua dan guru karena dianggap sebagai bagian penting dari tumbuh kembang anak dan memenuhi kebutuhan nutrisi mereka.
Kementerian Pendidikan menekankan bahwa pendidikan usia dini sangat penting untuk perkembangan emosi dan kognitif anak.
Program seperti kelas sensasi membantu anak-anak mengembangkan imajinasi dan kemampuan sosial.
Scuola, sebuah yayasan pendidikan di Bogor, menawarkan program pendidikan usia dini mulai dari kelas sensor untuk anak-anak usia enam bulan hingga empat tahun, memenuhi kebutuhan akan fasilitas pendidikan berkualitas.
Scuola menawarkan pendekatan Reggio Emilia, metode pembelajaran berbasis permainan, eksplorasi, dan kreativitas, yang berfokus pada kebutuhan dan minat anak sesuai usianya untuk mengoptimalkan stimulasi di masa tumbuh kembang mereka.
Detail Profil Scuola
Scuola, sebagai institusi pendidikan yang resmi terdaftar, menjaga kredibilitasnya dengan mempekerjakan guru yang memenuhi syarat akademik.
Sekolah juga menyediakan lingkungan belajar yang aman dan fasilitas pendukung seperti ruang terang dan gelap, yang merupakan bagian dari kurikulum Reggio-Emilia.
Scuola juga menyediakan ruang luar untuk kegiatan eksplorasi anak. Melalui kurikulum yang berbasis bermain namun terstruktur, guru dan lingkungan yang ada akan mendorong anak-anak untuk mengembangkan keterampilan intelektual, soft skill, emosional, fisik, dan tentunya aspek moral sesuai usia mereka.
Yang tidak kalah penting, kelas Scuola mendorong interaksi antara anak dan orang tua, yang memungkinkan anak menghabiskan waktu yang menyenangkan dengan orang tuanya.
Ini terutama berlaku untuk permainan, yang merupakan cara anak belajar. Menurut Lazia, Public Relations Officer Scuola, pihaknya yang juga sebagai orang tua, telah mengikuti puluhan kelas sejenis untuk memberikan yang terbaik kepada anak-anak sendiri.
"Dari sanalah kami merasa setiap kelas yang kami hadiri berarti untuk tumbuh kembang setiap anak, dan kami ingin hal tersebut dirasakan dan membantu lebih banyak anak dan orang tua untuk menciptakan generasiemas Indonesia," kata Lazia.
Scuola juga berkomitmen untuk memberikan anak-anak di usia dini pengalaman belajar yang bermakna.
Metode Reggio Emilia memungkinkan anak-anak untuk belajar melalui rasa ingin tahu dan eksplorasi alami.
Aktivitas dan Kegiatan
Pada 16 November 2024, kelas pertama Scuola dimulai dengan tema "GardenAdventure".
Scuola menciptakan lingkungan belajar yang imajinatif dan menyenangkan dalam kelas ini dengan memberikan pengalaman unik melalui ruang terang dan gelap yang didekorasi seperti taman, "Secret Garden."
Anak-anak diajak untuk menjelajahi dunia alam melalui aktivitas yang merangsang indra mereka: membaca dan bernyanyi, menanam tumbuhan, menggunakan indra penciuman mereka dengan berbagai jenis tumbuhan dan daun yang wangi, dan mengumpulkan bunga.
Ibu Dina, salah satu orang tua peserta, mengucapkan terima kasih kepada program ini. Menurutnya, anaknya menjadi lebih percaya diri dan berani bereksperimen setelah mengikuti kelas sensori di Scuola. Metodenya sangat efektif dan menyenangkan.
Hingga 24 Desember 2024, sekitar 350 anak telah mengikuti kelas sensori di Scuola. Kelas ini terus bertambah dengan tujuh tema baru setiap minggu.
Anda dapat mengakses semua aktivitas pendidikan dan informasi melalui akun instagram resmi Scuola, yang beralamatkan di @scuola_id atau www.scuolajourney.id.
Masa depan Sekolah
Agar lebih banyak anak dapat merasakan manfaat dari pendekatan pendidikan yang inovatif dan holistik, scuola akan memperluas jangkauan programnya.
Scuola akan membuka program prasekolah untuk anak-anak berusia 3 hingga 5 tahun. Untuk memastikan kualitas pendidikan yang luar biasa, scuola juga akan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait seperti dokter anak, psikologi anak, dan lainnya.
Melalui hal ini, Scuola berharap dapat membantu dan berusaha untuk menciptakan generasi emas yang lebih baik untuk Indonesia. (***)
Editor : Yosep Awaludin