RADAR BOGOR - Wacana libur sekolah selama bulan Ramadhan yang dilontarkan oleh pemerintah melalui Kementrian Agama hingga saat ini terus mencuat.
Meski menuai pro dan kontra dari berbagai pihak, kepastian wacana libur sekolah selama Ramadhan ini juga ternyata dinanti oleh sejumlah masyarakat di daerah, salah satunya di Kota Bogor.
Tidak ingin menjadi isu liar di tengah masyarakat, maka Kementrian Agama Kota Bogor akhirnya angkat suara soal kepastian wacana libur sekolah selama Ramadhan.
Kepala Kantor Kemenag Kota Bogor, Dede Supriyatna meminta kepada masyarakat khususnya di kota hujan untuk tidak menelan mentah-mentah dalam menerima informasi apapun.
Sebab, Dede Supriyatna menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya pun masih menunggu kepastian dari pusat terkait wacana libur sekolah selama Ramadhan.
“Yang jelas untuk Kota Bogor kita akan mengikuti kebijakan pak menteri yang juga sebagai kebijakan nasional, kita akan menunggu apapun kebijakannya,” jelasnya.
Dede Supriyatna mengaku bahwa hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan info apapun dari pusat, baik surat edaran apalagi teknis pelaksanaan wacana tersebut.
“Apakah libur full atau ada sanlat dan sebagainya, kita akan menunggu secara surat, ini belum kita dapatkan, apapun putusannya kita siap sami’na wa atho’na,” ujarnya.
Dede berharap, masyarakat dapat senantiasa bersikap serupa dengan Kemenag Kota Bogor. Sebab dirinya meyakini apapun keputusannya pasti sudah melalui kajian yang matang.
“Jadi sabar aja dulu, kita tunggu bareng-bareng, dan yang pasti Kemenag Kota Bogor pasti dukung apapun yang diputuskan,” pungkasnya. (rp1)
Editor : Yosep Awaludin