RADAR BOGOR - Program Studi Sains Aktuaria Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (UMBARA) menyelenggarakan kuliah kewirausahaan dengan menghadirkan praktisi yang bergerak di bidang kuliner, khususnya usaha telur asin, dari Kota Semarang.
Acara ini berlangsung pada Sabtu (4/1/2025), di kampus UMBARA.
Perkuliahan tersebut dimoderatori oleh Dyah Prita Anggraini, M.Si, selaku Kepala Program Studi S1 Sains Aktuaria, dan dihadiri oleh mahasiswa semester III Program Studi Sains Aktuaria UMBARA.
Sebagai narasumber, hadir Ranum Ester Putri Perdani, S.T.P, seorang wirausahawan yang telah menjalankan usaha telur asin di Semarang sejak tahun 2020.
Dalam sesi kuliah tersebut, Ranum menyampaikan bahwa untuk memulai usaha, seseorang sebaiknya mengikuti minat atau passion dalam memilih bidang usaha yang akan dijalani.
Selain itu, penting untuk melakukan riset pasar guna mengetahui apakah produk atau layanan yang akan ditawarkan diterima oleh masyarakat.
"Seorang wirausaha adalah orang yang berani mengambil risiko, karena selalu mencari inovasi untuk meningkatkan kualitas produk dan pelayanannya. Seorang yang berjiwa wirausaha tidak akan takut gagal," ujarnya.
Ranum juga menekankan kepada mahasiswa untuk tidak ragu mencoba dan memanfaatkan kesempatan untuk belajar dari kegagalan di usia muda.
Ia menyarankan agar mereka memanfaatkan setiap kesempatan gagal yang ada, sehingga di masa depan mereka dapat meraih kesuksesan.
Antusiasme mahasiswa sangat terlihat selama kuliah, salah satunya ketika ada yang bertanya tentang cara memperkenalkan produk kuliner agar tidak mengalami kerugian yang besar dan bagaimana menangani keluhan pelanggan.
Menurut Ranum, untuk menghindari kerugian besar, seorang wirausahawan sebaiknya memulai dengan produksi dalam skala kecil terlebih dahulu dan mengamati respon masyarakat.
Jika tanggapan positif, maka produksi dapat ditingkatkan. Terkait keluhan pelanggan, ia menyampaikan bahwa setiap usaha, meski sudah stabil, tetap akan menghadapi keluhan.
Salah satu cara untuk menghadapinya adalah dengan menjaga kualitas produk dan pelayanan, serta menawarkan solusi seperti penggantian atau kompensasi jika ada kekurangan.
Dengan adanya kuliah ini, diharapkan mahasiswa S1 Sains Aktuaria UMBARA semakin termotivasi untuk memulai usaha dan menjadi pribadi yang mandiri dalam mencari peluang bisnis.***
Editor : Halimatu Sadiah