Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

17 Persen Lebih Siswa di Tanah Sareal Bogor Putus Sekolah, Camat Minta Pembangunan Gedung SMA

Muhamad Rifki Fauzan • Kamis, 23 Januari 2025 | 12:06 WIB
Ilustrasi siswa putus sekolah di Tanah Sareal Bogor
Ilustrasi siswa putus sekolah di Tanah Sareal Bogor

RADAR BOGOR - Persoalan siswa putus sekolah menjadi salah satu pekerjaan rumah yang hingga saat ini belum teratasi oleh Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Tanah Sareal, Kota Bogor.

Hal itupun diakui oleh Camat Tanah Sareal, Adhitya Buana. Bahkan dia berani blak-blakan bahwa diwilayahnya ada sekitar 17,29 persen siswa yang harus putus sekolah.

“Ada yang sudah menyelesaikan sekolah dasar tapi tidak melanjutkan ke SMP, dan ada yang setelah SMP tidak melanjutkan ke SMA,” ungkap Camat Tanah Sareal.

Adhitya mencatat, untuk jumlah siswa SD yang tidak melanjutkan sekolah ada sebanyak 197 orang, kemudian lulusan SMP yang tidak lanjut ke SMA berjumlah 255 orang.

Tidak cukup sampai disitu, Adhitya juga menerangkan bahwa di Tanah Sareal sendiri masih banyak anak yang belum pernah merasakan bangku pendidikan, dia mencatat ada sebanyak 961 anak.

“Ini barangkali menjadi salah satu tantangannya. Kita masih kurang sarana pendidikan khususnya sekolah menengah atas,” ujar Adhitya.

Oleh karenanya, Adhitya mengatakan pihaknya akan mengusulkan dua unit pembangunan gedung SMA baru untuk diwilayah Kecamatan Tanah Sareal.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat, insya allah akan kami usulkan di Kayu Manis, dan satunya lagi di Kelurahan Kencana,” ucapnya di Musrembang Tanah Sareal, Rabu (22/1/2025). (rp1)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #Tanah Sareal #putus sekolah