Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gugus Sekolah Kecamatan Bogor Utara Ajak Puluhan Guru Belajar Membuat Soal Hots Berbasis AI

Muhamad Rifki Fauzan • Selasa, 4 Februari 2025 | 11:20 WIB
Suasana saat berlangsungnya worksop pendidikan yang diinisiasi oleh Gugus Sekolah Kecamatan Bogor Utara
Suasana saat berlangsungnya worksop pendidikan yang diinisiasi oleh Gugus Sekolah Kecamatan Bogor Utara

RADAR BOGOR - Gugus sekolah Kecamatan Bogor Utara menghelat workshop yang membahas cara pembuatan soal Higher Order Thinkings Skill (HOTS) berbasis Artificial Intelegance Intelligence (AI) pada, Selasa (4/2/2025).

Kegiatan Gugus Sekolah Kecamatan Bogor Utara yang berlangsung di Gedung Serbaguna DPRD Kota Bogor itu, diikuti sebanyak 60 guru dan 16 kepala sekolah.

Ketua Pelaksana Workshop Gugus Sekolah Kecamatan Bogor Utara, Haris Topan menerangkan soal HOTS adalah pertanyaan-pertanyaan yang memantik daya nalar krtis siswa dalam proses kegiatan belajar mengajar.

Lebih lanjut, Haris menjelaskan soal HOTS itu memiliki beberapa kriteria, dan biasanya pertanyan dari soal tersebut diawali dengan kata, kenapa dan bagaiamana.

“Sehingga nanti dalam menjawab, para siswa diberikan kesempatan untuk menuangkan pendapat atau pemikiran, tidak serta merta langsung to the point,” jelas Haris pada Radar Bogor.

Haris menilai soal-soal HOTS ini sudah menjadi keharusan untuk diterapkan kepada para siswa mulai dari kelas 1 hingga kelas 6, dan bisa direalisasikan untuk semua mata pelajaran yang ada.

Apalagi Haris menyebut, soal HOTS ini biasanya tertuang dalam pertanyaan-pertanyaan Asesment Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang hasil dari ujian tersebut berkaitan erat dengan rapor pendidikan sekolah.

“Oleh karenanya para guru juga mesti faham cara membuat soal HOTS ini, sekaligus ini menjadi bagian langkah dari kami untuk meningkatkan profesionalisme mereka,” ujarnya, Selasa (4/3/2025).

Haris berharap, seusai kegiatan workshop yang digelar Gugus Sekolah Kecamatan Bogor Utara ini, para peserta juga dapat langsung mendesiminasi materi yang disampaikan kepada para guru lain di masing-masing satuan pendidikan.

“Agar ini tidak menjadi kegiatan seremonial belaka, dan kami ingatkan sebelum melatih siswa untuk berfikir kritis, maka gurunya mesti lebih dulu memiliki kualitas berfikir tersebut,” pungkasnya. (rp1)

Editor : Yosep Awaludin
#guru #workshop #Kecamatan Bogor Utara