RADAR BOGOR - Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Tanah Sareal Kota Bogor membeberkan progres usulan 2 SMA Negeri baru yang dilayangkan pada saat Musrembang beberapa waktu lalu.
Camat Tanah Sareal, Kota Bogor, Adhitya Buana, menyebut berkas usulan 2 SMA Negeri baru diwilayhanya itu sudah sampai di meja Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).
“Saya sudah berkomunikasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kota Bogor, Alhamdulillah apa yang menjadi kewenangan provinsi sudah disampaikan dan di kami salah satunya dua SMA Negeri di Tanah Sareal itu,” ujar Adhitya.
Dengan begitu Adhitya mengatakan hingga saat ini progres pembangunan dua SMA Negeri baru yang diusulkan oleh pihaknya itu berangsur positif.
Hany, Adhitya mengaku bahwa dirinya sendiri tidak mengetahui pasti kapan usulan 2 SMA Negeri baru di Tanah Sareal itu dapat direalisasikan.
Sebab dirinya meyakini bukan hanya Tanah Sareal yang mengusulkan pembangunan gedung sekolah baru tapi wilayah-wilayah lain yang berada dalam naungan Pemprov Jabar juga melakukan hal serupa.
“Sehingga mungkin saja Pemprov Jabar perlu menghitung segala prioritasnya, dan semoga kami menjadi salah satunya, saya berharap mudah-mudahan sih secepatnya, soalnya itukan sangat diperlukan untuk masyarakat,” jelasnya.
Adhitya pun kembali menjelesakan bahwa alasan pihaknya mengusulkan pembangunan 2 SMA Negeri baru itu lantaran di Tanah Sareal sendiri masih minim sarana dan akses pendidikan di tengah masyarakat.
Sehingga persoalan itu membuat angka putus sekolah di Tanah Sareal melambung tinggi, dan angkanya disebut Adhitya mencapai hingga lebih dari 15 persen orang.
“Kemarin kami sampaikan ada 17,29 persen anak-anak di wilayah kami harus putus sekolah, oleh karenanya kami usulkan pembangunan 2 gedung SMA Negeri yang berlokasi di Kayu Manis dan di Kencana,” pungkasnya. (rp1)
Editor : Yosep Awaludin