RADAR BOGOR - Kementrian Agama (Kemenag) Kota Bogor memastikan bahwa efisiensi anggaran tidak akan menyasar ke proses berlangsungnya Pendidikan Profesi Guru (PPG) madrasah.
Kepastian PPG guru madrasah soal efisiensi anggaran itu disampaikan langsung oleh Jabatan Fungsionaris Umum (JFU) Kemenag Kota Bogor, Muhammad Taufik.
"Kami pastikan efisiensi anggaran itu insyaa Allah tidak mengganggu hak sebagai guru madrasah untuk ikut PPG, jadi tidak ngaruh," tegas Taufik pada Radar Bogor.
Bahkan Taufik menyebut pada gelombang pertama ini, sudah ada kurang lebih 80 sampai 90 guru madrasah yang daftar untuk mengikuti seleksi PPG.
Taufik mengungkapkan, puluhan guru madrasah itu telah dinyatakan lolos seleksi administratif tinggal menunggu hasil seleksi akhir dari Kementrian Agama Pusat.
Namun Taufik menyebut, dirinya tidak mengatahu pasti kapan pelaksanaan PPG itu berlangsung. Sebab dia menuturkan hal itu menjadi kewenangan pusat.
"Tapi semoga dalam waktu dekat sudah bisa dilaksanakan. Sebab kalau melihat kuota PPPG nasional itu sungguh banyak kurang lebih ada 6.000 orang dibagi menjadi lima angkatan,' jelasnya, Selasa (18/2/2025).
Untuk angkatan pertama, proses pendaftaran PPG guru madrasah itu sudah ditutup sejak 7 Februari lalu, namun akan dibuka kembali pada awal bulan Maret mendatang.
Lebih lanjut, Taufik mengutarakan untuk lokasi pelaksanaan guru PPG madrasah ini disebar ke beberapa kampus yang sudah menjalin MUO dengan Kemang Pusat.
"Namun untuk peserta asal Bogor biasanya ada di Jakarta atau Bandung, tapi ini tidak pasti karena penentuan lokasi juga ada di pusat," pungkasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga