RADAR BOGOR - Fakultas Kesehatan dan Sains (FKS) UMBARA mengadakan pertemuan silaturahmi dan audiensi dengan Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika (SSMI) IPB University.
Pertemuan FKS UMBARA dengan SSMI IPB University juga membahas rencana benchmarking dan kerjasama dalam pengembangan kualitas akademik. Kegiatan ini disambut baik oleh pimpinan SSMI IPB University.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Rektor I UMBARA, Dr. H. Syaiful Rohim, Dekan FKS UMBARA Rudi Haryono, serta beberapa kepala departemen dan dosen dari UMBARA.
Sementara itu, pihak SSMI IPB University diwakili oleh Wakil Dekan Prof. Dr. Anang Kurnia dan sejumlah kepala departemen serta dosen.
UMBARA, yang baru berusia dua tahun sebagai universitas, berkomitmen untuk meningkatkan kualitasnya dengan belajar dari universitas terkemuka, salah satunya IPB University yang merupakan tetangga dekat di Bogor.
FKS UMBARA, khususnya melalui Departemen Ilmu Komputer dan Departemen Sains Aktuaria, berharap dapat menjalin kerjasama tridharma perguruan tinggi dengan SSMI IPB University untuk meningkatkan kualitas akademik mereka.
Dalam pertemuan tersebut, Dr. H. Syaiful Rohim dan Rudi Haryono menyampaikan apresiasi kepada SSMI IPB University atas sambutan hangatnya.
Mereka berharap kerjasama ini dapat memperkuat kolaborasi antar universitas dan memberikan dampak positif bagi kedua pihak serta lingkungan sekitar.
"Kami berterima kasih kepada SSMI IPB University yang sudah menerima kami. Semoga dengan kegiatan ini, kolaborasi ke depannya dapat semakin meningkat," ujar mereka.
Prof. Dr. Anang Kurnia dan Prof. Dr. Dadang Kurnia dari SSMI IPB University menyambut baik rencana kerjasama ini, mengingat adanya kesamaan rumpun ilmu antara FKS UMBARA dan SSMI, yaitu dalam bidang Ilmu Komputer dan Sains Aktuaria.
Mereka menyatakan bahwa kerjasama ini akan mempermudah pengembangan tridharma perguruan tinggi dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.
Sebagai tindak lanjut, pertemuan tersebut diakhiri dengan penyerahan draft MoU antara FKS UMBARA dan SSMI IPB University yang akan menjadi acuan untuk kerjasama di masa depan.***
Editor : Halimatu Sadiah