Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Belajar Cara Kelola Media Profesional, Santri Pesantren Ummul Quro Al-Islami Leuwiliang Kunjungi Radar Bogor

Fikri Rahmat Utama • Senin, 24 Februari 2025 | 13:00 WIB
Santri dari Pesantren Ummul Quro Al-Islami Leuwiliang mengunjungi kantor Radar Bogor di Graha Pena.
Santri dari Pesantren Ummul Quro Al-Islami Leuwiliang mengunjungi kantor Radar Bogor di Graha Pena.

RADAR BOGOR – Sebanyak 50 santri dari Pesantren Ummul Quro Al-Islami Leuwiliang mengunjungi kantor Radar Bogor di Graha Pena, Senin (24/2/2025).

Para santri Pesantren Ummul Quro Al-Islami itu merupakan pengurus Majalah Missi (Mengaji Insipirasi) yang ingin belajar langsung jurnalistik profesional.

Pimpinan Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami, Saiful Falah menjelaskan kunjungan ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada para santri. Mulai dari proses pembuatan sampai pendistribusian berita jurnalistik.

"Kami ingin para santri belajar cara menulis berita yang benar, teknik wawancara dengan tokoh, serta memahami bagaimana media bekerja secara profesional," katanya.

Kunjungan ke Radar Bogor dipilih karena media ini memiliki pengalaman luas dan jaringan nasional. Selain itu, lokasi yang tidak jauh dari pesantren juga menjadi pertimbangan.

"Kami berharap anak-anak bisa menjadi jurnalis yang profesional dan mampu menginspirasi melalui berita, bukan sekadar menyebarkan informasi yang tidak jelas atau hoaks," ungkapnya.

Saiful mengungkapkan Majalah Missi sudah ada sejak tahun 1995, setahun setelah pesantren didirikan.

Awalnya hanya dicetak secara sederhana, namun kini sudah berkembang menjadi majalah full color dengan 60 halaman per edisi.

Kunjungan ini, para santri diharapkan semakin memahami dunia jurnalistik secara mendalam.

Kemudian bisa mengembangkan Majalah Missi menjadi media yang lebih berkualitas di masa depan.

"Majalah Missi ini merupakan media milik pesantren yang terbit setiap dua bulan sekali," sebutnya.

Pemimpin Umum Majalah Missi, Ahmad Thursina Roja menjelaskan ekskul jurnalistik Majalah Missi ini dibuat dengan harapan mencetak kader wartawan muslim.

Sehingga kunjungan ini harapannya bisa membantu memotivasi santri agar menjadi wartawan.

"Saat ini, Majalah Missi masih terbatas untuk kalangan internal pesantren. Namun, ke depan, kami berencana memperluas distribusinya ke masyarakat umum agar lebih banyak yang bisa menikmati majalah tersebut," jelasnya.

Selain itu, pengelola juga berencana mengembangkan website mereka. Jika sebelumnya hanya diisi oleh santri, nantinya website tersebut akan dibuka untuk umum sebagai wadah literasi yang lebih luas.

Dari sisi media sosial, mereka tengah mengembangkan akun Instagram sebagai sarana berbagi konten literasi.

Bahkan, mereka bercita-cita menjadikan platform ini sebagai wadah literasi bagi sekolah-sekolah di Bogor Barat.

"Kami ingin Majalah Missi tidak hanya berkembang di pesantren, tapi juga menjadi wadah literasi bagi masyarakat luas, khususnya di Bogor Barat," ungkapnya.

Adanya berbagai pengembangan ini, diharapkan para santri Ponpes Ummul Quro Al-Islami semakin aktif dalam dunia jurnalistik. Nantinya mereka mampu menghadirkan media yang bermanfaat bagi khalayak luas. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#jurnalistik #Ummul Quro Al Islami #radar bogor