RADAR BOGOR - Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025 dari Kementerian Agama akan segera dibuka mulai 1 April 2025, hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Prof. Phil. Kamaruddin Amin, M.A., Ph.D, di Jakarta, Kamis (20/3/2025).
Beasiswa Indonesia Bangkit adalah program beasiswa hasil kolaborasi antara Kementerian Agama dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan RI.
Beasiswa Indonesia Bangkit ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Agama, khususnya dalam bidang sains dan teknologi, sosial humaniora, dan keagamaan.
"Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri, tanpa terkendala biaya," ujar Kamaruddin Amin pada kesempatan yang sama.
Kamaruddin Amin menjelaskan bahwa Kementerian Agama akan memilih calon penerima beasiswa (Awardee) untuk studi pada jenjang S1, S2, dan S3, baik di dalam negeri maupun luar negeri, dengan skema pembiayaan penuh (fully funded).
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, menjelaskan bahwa pendaftar dapat memilih jenis beasiswa yang tersedia, yaitu beasiswa umum, beasiswa prestasi, dan beasiswa target.
Apa itu beasiswa umum, prestasi, dan target?
Beasiswa umum adalah program beasiswa reguler yang ditujukan untuk keluarga besar Kementerian Agama, seperti santri, siswa, mahasiswa, guru, ustadz, dosen, tenaga kependidikan, alumni pendidikan keagamaan, dan pegawai Kementerian Agama.
Beasiswa prestasi diberikan kepada calon pendaftar yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik, seperti tahfidz Al-Qur'an dan juara olimpiade, baik tingkat nasional maupun internasional.
Beasiswa target adalah beasiswa afirmasi melalui Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) dan Pendidikan Jarak Jauh S1 di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC).
Persyaratan Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit 2025
Calon pendaftar diimbau untuk menyiapkan beberapa persyaratan, antara lain:
- Kemampuan Bahasa Inggris (TOEFL) atau Bahasa Arab (TOAFL)
- Usia maksimal 40 tahun untuk S2 dan 45 tahun untuk S3
- Memiliki ijazah atau surat keterangan lulus
- Terdaftar sebagai bagian dari Keluarga Besar Kementerian Agama RI
- Melengkapi persyaratan administrasi lainnya.
Pendaftar disarankan untuk segera mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan agar dapat mendaftar tepat waktu sesuai dengan persyaratan dan mekanisme pendaftaran, yang dapat diakses di https://www.beasiswa.kemenag.go.id.(*)
Editor : Halimatu Sadiah