RADAR BOGOR - Sebanyak 70 siswa SMAN 2 Kota Bogor berhasil lolos mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 dan diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri.
Di bawah kepemimpinan Kepala SMAN 2 Kota Bogor R Bambang Aryan Soekisno, 70 siswa SMAN 2 Bogor lolos ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama dan favorit.
Pada SNBP 2025 total 148 siswa berjuang dengan berbagai jurusan dan fakultas di PTN. Dari angka tersebut 70 di antara siswa SMAN 2 Kota Bogor atau SMANDA lolos dan diterima di PTN.
Prestasi ini melesat naik dibandingkan tahun lalu. Sebanyak 12 PTN dilampaui seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB) serta IPB University.
Selain itu di Unversitas Padjajaran (Unpad), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Diponegoro (Undip), Univesitas Negeri Jakarta (UNJ).
Ada pula yang diterima di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ), Universitas Lampung (Unila) dan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNVY).
Tahun ini SMAN 2 Bogor menduduki peringkat pertama SNBP di Kota Bogor. Hasil yang diperoleh saat ini berakar dari proses pembelajaran yang berkualitas yang disajikan oleh para guru sangat memberikan makna pada semua siswa.
"Kerja keras serta disiplin siswa dalam belajar, bimbingan guru di sekolah, dan doa orang tua menyeimbangkan semuanya membawa hasil membanggakan," tulis siaran pers SMAN 2 Kota Bogor yang diterima Radar Bogor, Selasa (25/3/2025).
Di sisi lain prestasi SMANDA Bogor yang benar-benar mentereng yakni dengan memperoleh juara di berbagai bidang riset.
Dalam meraih prestasi ini strategi ‘Kopi Manis’ pernah diterapkan di sekolah sebelumnya yang dipimpin oleh Bambang Aryan tersebut masih relevan diberlakukan di SMANDA Bogor.
Tak hanya itu membangun komunikasi persuasif sesama guru dan tenaga kependidikan juga menjadi kunci dalam kebersamaan.
Komunikasi, persuasif, dan pemantauan yang humanis atau yang disebut Kopi Manis tersebut dilakukan kepala sekolah yang memposisikan diri sebagai mitra para guru dan tenaga kependidikan. Kemudian bersama-sama menjalankan falsafah pendidikan Indonesia secara ideal yakni Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Hanyadani.
Pada Kopi Manis kepala sekolah menggerakan semua komponen baik guru maupun tenaga kependidikan dengan memperhatikan hati nurani anggota dengan segenap harapan, kemampuan, dan kebutuhannya.
Strategi Kopi Manis juga mengharuskan berkomunikasi dan berinteraksi secara akrab, humoris, dan harmonis untuk menggalang persatuan dan kesatuan mencapai tujuan dari setiap kegiatan yang menjadi program sekolah.
"Semoga capaian ini menjadikan tolak ukur bagi kami civitas akademika SMANDA dalam mengembangkan dan berinovasi untuk mencapai kesuksesan yang lebih tinggi lagi, serta menjadi inspirasi bagi generasi mendatang untuk terus berprestasi dan berkontribusi pada masyarakat," harap SMAN 2 Kota Bogor.
Editor : Eka Rahmawati