RADAR BOGOR - Prestasi membagakan kembali ditorehkan oleh IPB Univeristy. Perguruan Tinggi Negeri (PTN) satu-satunya di Bogor ini masuk peringkat 50 besar kampus terbaik di dunia.
Pemeringkatan tersebut dilakukan oleh QS World University Rankings (QS WUR) by Subject yang dirilis pada tahun 2025 ini. Dan dalam keterangannya, IPB University berada di urutan ke 49.
Rektor IPB University, Prof Arif Satria, mengatakan bahwa capaian itu adalah bukti bahwa reputasi akademik dan penelitian di kampus yang dia pimpimpin itu, semakin diakui secara global.
Prof Arif menyebut, ada beberapa aspek yang mendukung reputasi perguruan tinggi. Pertama kinerja akademik, sistem akreditasi, dan sertifikasi yang menjamin kualitas pembelajaran.
“Kemudian stakeholder engagement, research communications, brand campaigns, crisis communications, dan rankings strategies," tamabahnya.
Pemeringkatan yang dirilis oleh QS WUR by Subject itu juga menempatkan posisi IPB University di urutan ke 10 kampus terbaik se ASIA. ini pertama di ASEAN dalam bidang pertanian dan kehutanan.
Saat ini, ranking IPB University di ASIA berdekatan dengan kampus-kampus terbaik di Tiongkok. Seperti Kyoto University, The University of Tokyo, dan Seoul National University.
Prof Arif menduga, prestasi ini ditorehkan lantaran IPB University massif melakukan publikasi ilmiah dalam sekala yang bukan lagi ditingkat nasional saja, melainkan hingga internasional.
"Jika dibandingkan dengan universitas di Tokyo dan Seoul, jumlah publikasi internasional IPB University masih lebih tinggi. Ini membuktikan bahwa kita tidak kalah dalam produksi riset berkualitas tinggi," ujarnya.
Prestasi gemilang yang diraih oleh IPB Uinversity ini menuai sorotan dari berbagai pihak. Salah satunya Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof Brian Yuliarto.
Ini adalah pencapaian yang luar biasa dari kampus-kampus terbaik yang mewakili Indonesia. Kami yakin ini adalah hasil kerja kolektif yang melibatkan seluruh insan akademik di tanah air," terngnya dalam keterangan tertulis.
Prof Brian memberikan garansi bahwa pihaknya akan terus mendorong kampus-kampus Indonesia untuk meraih prestasi serupa. Salah satunya dengan pemanfaatn beasiswa doktor (S3).
"Kita harus terus berkolaborasi untuk meningkatkan keterlibatan kampus-kampus lainnya agar mampu bersaing di kancah global," pungkasnya. (rp1)
Editor : Yosep Awaludin