Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dari Limbah Jadi Berkah, IPB University Sebut OPT Jadi Solusi Bahan Baku Industri Berkelanjutan

Muhamad Rifki Fauzan • Sabtu, 26 April 2025 | 16:55 WIB
Penyerahan cenderamata dari Weng Meng Greentech Sdn Bhd kepada Dr. Wolter Elbersen,  Dr. Yessie Widya Sari dari IPB University dan Prof. Dr. Agung Nugroho Universitas Lambung Mangkurat.
Penyerahan cenderamata dari Weng Meng Greentech Sdn Bhd kepada Dr. Wolter Elbersen, Dr. Yessie Widya Sari dari IPB University dan Prof. Dr. Agung Nugroho Universitas Lambung Mangkurat.

RADAR BOGOR – IPB University kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong inovasi ramah lingkungan.

Bertempat di IICC, IPB University menggandeng Wageningen University (Belanda) dan Universitas Lambung Mangkurat menggelar workshop bertajuk From Waste to Wealth, Sustainable and Profitable Utilisation of Oil Palm Trunks.

Workshop IPB University ini menjadi bagian dari program kolaborasi Indonesia-Belanda dalam pengembangan kelapa sawit berkelanjutan.

Fokus utamanya, menjadikan limbah batang kelapa sawit atau Oil Palm Trunks (OPT) sebagai bahan baku alternatif untuk industri furnitur dan konstruksi ringan.

Wakil Rektor IPB University Bidang Konektivitas Global, Kerjasama, dan Alumni Prof Dr Ir Iskandar Zulkarnaen Siregar, membuka langsung acara tersebut.

“Salah satu hal yang paling penting untuk memanfaatkan OPT agar bisa bekerja lebih optimal yakni denhan menekankan riset dan kolaborasi lintas sektor,” beber Prof Iskandar.

Sementara itu, Dr. Mojtaba Soltani dari Weng Meng Greentech, perusahaan teknologi hijau asal Malaysia, memaparkan kunci keberhasilan mereka dalam mengekspor produk berbasis OPT ke berbagai negara.

“Ini surga bahan baku. Tantangannya tinggal di teknologi dan kolaborasi lintas sektor,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima Radar Bogor, Sabtu (26/4/2025)

Pakar bio-based economy dari Wageningen University, Dr. Wolter Elbersen, menambahkan bahwa pemanfaatan OPT berpotensi mendorong terbentuknya industri hijau yang mendukung ekonomi pedesaan.

“Kuncinya adalah pendekatan rantai nilai dari hulu ke hilir,” tegasnya.

Kementerian Perindustrian RI juga menyatakan dukungan terhadap inovasi ini.

“Transformasi industri hijau dimulai dari hal seperti ini. Limbah bisa jadi berkah kalau dikelola dengan tepat,” ujar perwakilannya.

Acara juga diisi diskusi meja bundar yang dipandu Dr. Lukmanul Hakim Zaidi dari IPB. Diskusi membahas kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan penggunaan OPT.

Di akhir workshop, dirumuskan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya pembangunan infrastruktur logistik, pengembangan teknologi, standardisasi produk, hingga kebijakan insentif pemerintah.

Menariknya, workshop ini juga menandai peluncuran kompetisi desain produk bertajuk From Waste to Wealth, Unlocking the Potential of OPT Design Competition. (rp1)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #workshop #ipb university