Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Wamen KP2MI Sambangi SMK Pariwisata Metland Bogor, Dorong Siswa Lengkapi Skill Sebelum Bekerja ke Luar Negeri

Muhamad Rifki Fauzan • Rabu, 30 April 2025 | 10:03 WIB
Momen saat Wamen KP2MI menyambangi SMK Pariwisata Metland Bogor
Momen saat Wamen KP2MI menyambangi SMK Pariwisata Metland Bogor

RADAR BOGOR - Wakil Menteri Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) Christina Ariyani menyambangi SMK Pariwisata Metland, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (28/4/2025) lalu.

Para siswa SMK Pariwisata Metland antusias menyambut kedatangannya. Terlebih, puluhan murid dari sekolah unggulan itu bakal berangkat ke luar negeri untuk program magang dan kerja.

"Kita dalam tahapan pemetaan dimana talent-talent untuk pekerja migran profesional luar negeri dapat kami kerja sama. SMK Pariwisata Metland menjadi salah satu dari lead tersebut," beber Christina.

Christina mengakui, pihaknya telah memetakan sejumlah sektor yang menjadi unggulan bagi pekerja migran Indonesia sesuai dengan karakteristiknya.

"Image Indonesia yang hanya mengirimkan domestic worker, kita berupaya mengubahnya. Tapi mayoritas yang ingin kami kirimkan adapah pegawai migran yang punya skill atau keahlian dan kompetensi," tekannya lagi.

Ia pun berjanji bakal mengoptimalkan penempatan pekerja migran terampil untuk peningkatan kesejahteraan mereka. Hal itu tentu akan memberikan sumbangsih pula pada ekonomi lokal.

Christina berpesan kepada pelajar juga guru di SMK Pariwisata Metland tidak terbujuk rayuan promosi iklan bekerja di luar negeri.

"Jika lihat iklan di luar negeri, harus hati-hati. Pastikan pekerjaan yang jelas. Selain memastikan soal pekerjaannya, pastikan juga kita punya kompetensi sesuai yang dibutuhkan," pesannya.

Sikap yang tidak teliti dan hati-hati dianggapnya kerap menjadi awal dari permasalahan. Tidak kalah penting adalah berangkat sesuai prosedur.

"Ketika kalian berangkat tidak prosedural tapi ilegal, khawatir terjadi permasalahan di negara tujuan," cetusnya.

Dalam kesempatan itu, Christina juga melakukan dialog pada tiga siswa SMK Metland yang terpilih mendapatkan pekerjaan di luar negeri.

Ketiganya yakni Jason Kumala dengan tujuan Jerman, Krisna ke Bulgaria, dan Fathir Ikrima ke Jepang.

"Perkuat belajar bahasa dan kompetensi kalian serta jaga nama baik bangsa selama bertugas," pesan Christina.

Sementara itu, Kasubdit Tata Kelola SMK, Hernita mengutarakan bahwa Kemendikdasmen dengan KP2MI telah menjalin MoU atau kerja sama.

"Kegiatan ini langkah yang sangat positif dalam mempersiapkan siswa SMK. KP2MI yang bisa memfasilitasi atau legal formalnya. Saya rasa ini sinergi yang luar biasa," tukas Hernita mewakili Direktur SMK Kemendikdasmen.

Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Metland, Wahyu Sulistio mengapresiasi kunjungan Wamen KP2MI yang memacu semangat para siswa.

Pihaknya memang mengajarkan siswa untuk membangun mimpi, menempa karakter, hingga membuka jalan ke masa depan.

Ia berharap siswa yang lulus memiliki standar tinggi memasuki pasar kerja global. Tahun ini, SMK Pariwisata Metland mengembangkan program kelas internasional.

"Semua capaian ini tidak lepas dari kolaborasi sinergi dan dukungan banyak pihak. Seperti dukungan ibu Wamen KP2MI, Christina sangat berarti memberikan semangat lebih menuju cita cita kami," tandas Wahyu.

Kepala SMK Pariwisata Metland, Darmawan mengakui dengan kehadiran Wamen KP2MI, pihaknya dapat meyakinkan siswa, khususnya orang tua, agar anaknya bisa magang atau bekerja ke luar negeri.

"Jadi tidak apa-apa, karena negara ikut campur tangan. Selain itu, anak-anak lebih yakin ketika mereka berangkat ke luar negeri mereka terlindungi," tukasnya.

Tahun ini, sebanyak 30 siswa SMK Metland yang akan berangkat magang dan kerja ke Eropa Timur dan Jepang. Selama ini, mereka telah menjalin kerja sama dengan 12 negara. (rp1)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #wakil menteri #pekerja imigran #SMK Pariwisata Metland