RADAR BOGOR - Sebanyak 55 siswa mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Perguruan Silat Rajawali di Lapangan Semi Indoor Sekolah Kesatuan, Kota Bogor, Sabtu (10/5/2025).
Puluhan siswa tersebut, berasal dari dua sekolah yakni SDN Sukaresmi dan SDN Kedung Badak 02 yang mengikuti ekstrakulikuler silat di sekolahnya.
Menurut Penasihat Perguruan Silat Rajawali, Endang Sudrajat, tujuan UKT untuk mengukur pencapaian peserta didik sebagai pesilat muda
Kemampuan yang diukur baik dari sisi kemampuan menghapal jurus, kedisiplinan termasuk sisi pengetahuan umum.
"UKT dianggap penting, agar kami para pelatih bisa mengetahui sejauhmana jurus dikuasai para peserta didik yang mengikuti eskul silat dari Perguruan Rajawali," ujar Endang.
Dari perguruan manapun, kata Endang, semuanya ada alat ukur kemampuan.
Misalnya, induknya silat dari IPSI mengadakan UKT per enam bulan sekali lalu Karate tiga bulan sekali.
"Rencananya, Perguruan Silat Rajawali akan mengadakan UKT setahun dua kali. Kali ini merupakan UKT perdana dan percobaan setelah kita kembali bangkit dan sudah berjalan tiga tahun lamanya," ujar dia.
Pasalnya, Perguruan Rajawali sudah lama berkecimpung di dunia persilatan tapi sempat terhenti dan kembali bangkit beberapa tahun ini.
"Makanya kita sebut Rajawali Reborn yang sekarang," tukas Endang.
Ia kembali menyebutkan bahwa setelah mengikuti kelulusan UKT maka peserta naik gradenya, yang ditandai dengan pergantian warna sabuk dan sertifikat.
Selain itu, mental anak peserta didik akan terlatih dan siap menguasai jurus yang lebih variatif dan mengikuti berbagai kejuaraan silat di manapun.
"Pesan saya, kalo ingin menguasai silat dan bermanfaat ke depannya, maka cintai silat agar latihan bisa semangat dan siap mengikuti berbagai tahapan maupun kejuaraan," tukas Endang.(pia)
Editor : Alpin.