RADAR BOGOR - Ratusan siswa SMAN 2 Kota Bogor didorong untuk cinta dengan kebudayaan nusantara.
Langkah ini dituangkan oleh SMAN 2 Kota Bogor dalam kegiatan Panen Karya yang berlangsung pada, Kamis (22/5/2025).
Panen karya di SMAN 2 Kota Bogor sendiri merupakan acara puncak dari Project Penguatan Profil Pancasila (P5).
Program ini termaktub dalam skema kurikulum merdeka. Jadi pelaksanaannya, telah melalui proses panjang, sekira 1 smester lamanya.
Ketua Pelaksana Panen Karya SMAN 2 Kota Bogor, Dian Sri Mulyani menjelaskan siswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut adalah mereka yang tengah duduk di bangku kelas 10 dan 11.
“Jika ditotal secara keselurhan totalnya ada 600 orang. Ada berbagaia macam kebudayaan yang dikenalkan. Mulai dari tari-tarian, pakaian adat, hingga makanan dan rumah adar tradisional,” jelas Dian pada Radar Bogor.
Dian menerangkan masing-masing kebudayaan dikemas dalam kegiatan berbeda. Untuk tari-tarian dibalut dengan penampilan seni, termasuk didalamnya fashion show yang mengenakan pakaian adat.
Menariknya pakaian adat tersebut dibuat sendiri oleh para siswa dan siswi SMAN 2 Kota Bogor. Dian mengatakan mayoritas bahan baku dari kostum yang digunakan berbahan dasar plastik.
“Ini tujuannya untuk meningkatkan kreatifitas anak anak juga kan. Serta yang paling penting mereka kembali mengenal berbagai macam kebudayaan,” ucap Dian.
Sementara untuk pengenalan rumah adat tradisional Dian mengemasnya dengan membuat galery.
Para siswa diajak untuk membuat miniaturnya. Ada yang dari daerah betawi, Jawa, Sunda hingga Sumatera.
Suasana riuh saat berlangsungnya kegiatan, cukup terasa di SMAN 2 Kota Bogor. Ratusan siswa itu juga tampak sumringah saat mengikuti Panen Karya tersebut.
Alhasil karya-karya ciamik dari para siswa ini menuai apresiasi dari pihak sekolah. Wakil Kepala Bidang Humas, SMAN 2 Kota Bogor, Irma Siska Priyanti mengaku bangga atas kreatifitas para siswanya.
“Bahkan diluar ekspektasi kami. Ternyata anak mempersiapkannya cukup matang dan antusias sekali saat mempersembahkan penampilan seni disini,” terang Irma.
Irma menuturkan pasca acara berlangsung, pihaknya telah menyediakan reward bagi para peserta. Sebab menurutnya progran ini juga termasuk kedalam penilaian pembelajaran. (rp1)
Editor : Yosep Awaludin