Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Inovasi Keren Mahasiswa Sekolah Vokasi IPB University! Kenalin Nih Biliona, Alat Sensor Sederhana Berbasis IoT untuk Bantu Deteksi Awal Bayi Kuning

Yosep Awaludin • Rabu, 4 Juni 2025 | 11:54 WIB
Biliona,  Alat Sensor Berbasis IoT untuk Bantu Deteksi Awal Bayi Kuning inovasi dari mahasiswa Sekolah Vokasi IPB University
Biliona,  Alat Sensor Berbasis IoT untuk Bantu Deteksi Awal Bayi Kuning inovasi dari mahasiswa Sekolah Vokasi IPB University

RADAR BOGOR – Mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer, Sekolah Vokasi IPB University yang tergabung dalam tim EKDC, baru saja merampungkan proyek mereka yang berhubungan dengan Internet of Things (IoT).

Proyek ini mereka beri nama Biliona, bukan cuma bagian dari tugas akhir mata kuliah Proyek Sistem IoT (tahun akademik 2024/2025), tapi juga hasil kolaborasi baik dengan mitra, yaitu Lab Projek 1 Sekolah Vokasi IPB Universty.

Tujuannya sederhana tapi penting, jadi langkah awal untuk mengembangkan alat yang bisa bantu deteksi penyakit kuning pada bayi di masa depan.

Penyakit kuning pada bayi baru lahir itu sering banget terjadi. Kondisi ini muncul karena kadar bilirubin di tubuh bayi cukup tinggi.

Nah, biasanya, untuk tahu kadar bilirubin ini, dokter harus ambil sampel darah bayi. Coba bayangkan, bayi mungil kita harus disuntik, kan kasihan? Selain itu, prosesnya juga bisa lama, ribet, dan butuh biaya lebih.

Melihat kondisi ini, tim EKDC punya ide. Mereka mengembangkan Biliona sebagai prototipe alat yang bisa bantu cek konsentrasi larutan dengan dua cara.

Pertama metode kontak langsung (istilahnya invasif, untuk larutan) dan metode non-invasif untuk bayi misalnya, pengukuran transkutan menggunakan sensor yang ditempelkan pada kulit dada bayi.

Alat ini pakai kombinasi sensor cahaya sederhana seperti fotodioda dan LED untuk cek larutan langsung, terus pakai sensor LDR dan LED yang dipasang di kain tensi untuk metode yang ditempel ke permukaan.

Data yang terbaca dari sensor-sensor ini langsung diproses di mikrokontroler kecil ESP32, lalu dikirim real-time ke sistem online via IoT.

Jadi, nantinya tenaga medis atau orang tua bisa lihat hasilnya lewat dashboard di website. Asik, kan?

Salah satu hal menarik dari Biliona ini adalah potensi kemampuannya dalam memberikan hasil yang cepat, dan bisa jadi cara yang lebih nyaman, tanpa harus bikin bayi kesakitan.

Ini bisa jadi solusi alternatif yang lebih praktis dan mungkin lebih hemat biaya di fasilitas kesehatan, apalagi alatnya dirancang supaya gampang dibawa-bawa.

Keberhasilan alat ini dalam membedakan berbagai konsentrasi larutan kurkumin yang dipakai buat percobaan awal, adalah bukti kalau alat ini punya potensi bagus untuk dikembangkan lebih lanjut ke arah deteksi bilirubin sungguhan!

Seluruh proses pengembangan alat ini, mulai dari diskusi awal soal kebutuhan, perancangan, pembuatan, pengujian, sampai nyambungin ke sistem IoT dan desain bentuk fisiknya, semuanya dikerjakan langsung oleh mahasiswa dengan dukungan penuh dari kampus.

Lewat proyek ini, mereka nggak cuma belajar banyak soal teknologi, tapi juga pentingnya kerja sama tim dan gimana caranya bikin inovasi yang berguna buat masalah-masalah di masyarakat.

Harapannya, Biliona bisa jadi pondasi awal yang kuat buat penelitian selanjutnya, agar nanti bisa ada alat yang bantu deteksi penyakit kuning pada bayi lebih awal dan akurat.

Proyek ini juga jadi bukti kalau anak muda Indonesia itu kreatif dan bisa banget lho, bikin inovasi yang bermanfaat, khususnya di bidang kesehatan, dengan memanfaatkan teknologi secara pas dan tepat guna. (***)

Penulis

1. Muhammad Iqbal
2. Muhammad Ikhsan Rizky Nugraha
3. Raga Sukmana
4. Raihan Abrar Baihaki
5. Aura Kharina
6. Puteri Vanya Salsabila
7. T. Fikri Nabil Ridan
8. Habib Alfarisi
9. Aep Setiawan
10. Ridwan Siskandar

Editor : Yosep Awaludin
#Sekolah Vokasi IPB University #Biliona #mahasiswa