RADAR BOGOR – Dalam semangat mencerdaskan kehidupan bangsa dan memperkuat peran aktif akademisi di tengah masyarakat, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pamulang (UNPAM) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang sarat edukasi dan nilai kemanusiaan.
Bertempat di aula SMAN 2 Cibinong, Kabupaten Bogor, PKM mahasiswa UNPAM ini dipimpin Nayaka Abimanyu dengan mengusung tema krusial “Bullying Penyebab Menurunnya Prestasi dan Motivasi Belajar pada Siswa”.
Kegiatan PKM UNPAM ini menjadi panggung penting bagi para mahasiswa untuk menjembatani pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat, khususnya dunia pendidikan.
Dalam sesi penyuluhan yang berlangsung interaktif, para peserta—siswa kelas X dan XI—diberikan pemahaman mendalam mengenai bentuk-bentuk bullying, dampak psikologis yang ditimbulkannya, serta keterkaitannya dengan penurunan prestasi akademik dan semangat belajar.
“Bullying bukan sekadar tindakan iseng atau bercanda. Ia adalah bentuk kekerasan yang secara perlahan menggerogoti rasa percaya diri dan motivasi belajar siswa,” tegas Nayaka Abimanyu saat membuka sesi materi.
Menurutnya, sekolah seharusnya menjadi ruang aman dan nyaman, bukan ladang tekanan sosial yang mematikan potensi peserta didik.
Para mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi teoritis, tetapi juga menyuguhkan studi kasus, diskusi kelompok, hingga roleplay yang menggambarkan bagaimana siswa dapat bertindak ketika menghadapi atau menyaksikan aksi perundungan di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak sekolah. Ibu Hj. Elis Nurhayati, M.Pd., selaku Kepala Sekolah SMAN 2 Cibinong, menyatakan bahwa topik yang diangkat sangat relevan dengan dinamika psikososial remaja saat ini.
“Kami melihat langsung bagaimana siswa kami menjadi lebih terbuka dan berani berbicara setelah sesi ini. Ini bukan hanya edukatif, tapi juga menyentuh secara emosional,” ujarnya.
Salah satu siswa peserta, mengaku baru menyadari bahwa tindakan yang sering dianggap ‘canda’ ternyata termasuk bullying yang bisa berdampak serius.
“Saya jadi lebih peka dan tahu bagaimana harus bersikap kalau melihat teman dibully,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan pembagian sertifikat partisipasi serta penandatanganan komitmen bersama untuk menciptakan sekolah bebas bullying.
Dengan kegiatan ini, mahasiswa UNPAM tidak hanya menjalankan tridharma perguruan tinggi, tetapi juga memberi kontribusi nyata dalam membentuk generasi muda yang sadar akan pentingnya lingkungan belajar yang sehat dan suportif.(*)
Editor : Alpin.