Berdasarkan informasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta kementerian/lembaga penyelenggara, kuota tahun ini mengalami beberapa perubahan signifikan dibanding tahun 2024.
Dilansir dari masing-masing web resmi, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjadi satu-satunya sekolah kedinasan yang mendapatkan peningkatan kuota secara signifikan.
Dari sebelumnya hanya membuka 722 formasi pada tahun 2024, tahun ini IPDN akan menerima 1.061 calon praja. Peningkatan ini dilakukan untuk memperkuat kebutuhan tenaga birokrasi pemerintah daerah di seluruh Indonesia.
Sementara itu, Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN mengalami penurunan kuota. Dari sebelumnya 721 formasi pada 2024, tahun ini hanya akan dibuka sekitar 500 formasi.
Penyesuaian ini dilakukan seiring restrukturisasi program studi dan kebutuhan SDM yang lebih spesifik di lingkungan Kementerian Keuangan.
Beberapa sekolah kedinasan lain juga mempertahankan kuota relatif stabil, namun belum seluruhnya diumumkan secara rinci.
Politeknik Statistika STIS belum mengumumkan secara resmi kuota 2025, namun diperkirakan tetap sekitar 500 formasi.
Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) masih membuka sekitar 400 formasi, sama seperti tahun sebelumnya.
Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) belum mengeluarkan kuota resmi, namun pada tahun 2024 membuka sekitar 250 formasi.
Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) Kuota telah ditetapkan sebanyak 50 formasi untuk tahun 2025.
Jika merujuk pada angka tahun sebelumnya, total formasi nasional untuk semua sekolah kedinasan mencapai lebih dari 6.000 kursi.
Meskipun beberapa lembaga belum mengumumkan angka resminya, diperkirakan jumlah total kuota untuk 2025 tidak jauh berbeda dari tahun lalu.
Berdasarkan Surat Kepala BKN Nomor 7909/B-KS.04.01/SD/K/2025, pendaftaran seleksi sekolah kedinasan akan dibuka mulai 28 Juni 2025 melalui portal resmi https://dikdin.bkn.go.id.
Proses seleksi meliputi tahapan verifikasi dokumen, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dan tahapan lanjutan sesuai kebijakan masing-masing instansi.
Jangan lupa, lakukan beberapa tips berikut demi kesuksesan mengikuti seleksi sekolah kedinasan. Pilih sekolah sesuai minat dan latar belakang akademik.
Lengkapi seluruh dokumen yang diminta, termasuk persyaratan tinggi badan dan nilai akademik. Latihan soal-soal SKD dari tahun-tahun sebelumnya. Dan perhatikan pengumuman resmi dari portal SSCASN dan website sekolah kedinasan tujuan. ***
Editor : Eka Rahmawati