Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Server SPMB Sulit Diakses, Ratusan Wali Murid Satroni Kantor Disdik Kabupaten Bogor

Muhamad Rifki Fauzan • Selasa, 1 Juli 2025 | 15:28 WIB
Suasana saat wali murid mendatangi kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, hari pertama pelaksanaan SPMB online, Selasa 1 Juli 2025.
Suasana saat wali murid mendatangi kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, hari pertama pelaksanaan SPMB online, Selasa 1 Juli 2025.

RADAR BOGOR - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kabupaten Bogor menuai beragam keluhan dari orang tua siswa.

Salah satunya server pendaftaran SPMB Kabupaten Bogor sulit diakses masyarakat.

Ironinya keluhan tersebut mencuat saat dihari pertama pelaksanaan SPMB, Selasa 1 Juli 2025.

Para orang tua siswapun kebingungan untuk menyikapi server yang sulit diakses itu.

Alhasil mereka langsung menyatroni Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Bahkan tidak sedikit diantara mereka yang datang sedari pagi.

“Hari ini kita datang ke Disdik, karena banyak keluhan, soal NIK yang tidak terdaftar, domisili ga bisa, nama anak yang salah, sedangkan dari ijazah dan kartu keluarga (kk) itu semuanya sudah sesuai,” beber Dian pada Radar Bogor.

Bukan cuma soal KK. Dian menyebut NISN yang dimiliki oleh sang anak tidak bisa terdeteksi di server SPMB.

Hal ini membuatnta resah karena khawatir anaknya tidak bisa mendaftar.

“Saya ingin mendaftarkan anak saya ke SDN Cipayung 01. Tapi disini nama NISnnya salah, makanya pengennya sih kalau pendaftaran seperti ini jangan dipersulit, dan kepengennya kaya tahun lalu aja, ga ribet kaya sekarang,” kesalnya.

Hal serupa juga diutarakan oleh Erna Mustafat, warga Nanggewer, mendatangi kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor untuk mendaftarkan anaknya masuk sekolah dasar melalui jalur domisili.

Dia mengaku mengalami kendala saat proses pendaftaran secara daring.

"Saya ke sini untuk memperbaiki data. Awalnya daftar online, tapi barcode daftar ulangnya nggak terdeteksi," ujar Erna pada Radar Bogor.

Sebelum ke Dinas Pendidikan, ia sempat mengurus ke Disdukcapil terlebih dahulu untuk pembaruan data.

Namun, proses tersebut dinilainya belum sepenuhnya tersosialisasi dengan baik ke masyarakat.

"Harusnya ada pemberitahuan dulu ke warga, biar bisa riset dari awal. Ini jadi muter-muter dulu, baru bisa masukin data," keluhnya.

Operator SPMB Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Iqbal Rukmana membenarkan bahwa kedatangan orang tua murid itu meminta bantuan untuk menangani masalah dalam mengakses registrasi pendaftaran SPMB.

“Tadi itu mencapai 300an, nah mereka semua ada yang belum melengkapi biodata, administrasi, lupa user name dan pasword saat akan logout (masuk) ke akun SPMB,” ucapnya.

Ia juga menerangkan bahwa kedepannya pihaknya akan meminta kepada sekolah asal dan tujuan untuk membantu verifikasi pendaftaran.

“Kita kedepannya akan menghimbau ke sekolah asal dan tujuan untuk membantu verifikasi pendaftaran,” pungkasnya.(rp1)

Editor : Alpin.
#server #disdik kabupaten bogor #spmb