RADAR BOGOR - Pemerintah mulai membuka seleksi pendaftaran Sekolah Kedinasan, seperti STAN dan IPDN, sejak 29 Juni lalu.
Pendaftaran hingga seleksi masuk Sekolah Kedinasan seperti STAN dan IPDN yang menjadi incaran pelajar, kini masih dibuka hingga 18 Juli mendatang.
Selain STAN dan IPDN, beberapa Sekolah Kedinasan lainnya pun mulai membuka pendaftaran dan seleksi masuk mereka.
Seperti Sekolah Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (STMKG BMKG), Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS BPS), Politeknik Siber dan Sandi Negara (PSSN BSSN), Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN BIN), dan SIPENCATAR Kemenhub.
Calon pendaftar dipastikan untuk melihat secara teliti mengenai persyaratan yang harus dipenuhi dari masing-masing instansi yang turut serta mengikuti seleksi Sekdin 2025.
Lalu apakah ada biaya yang harus dibayarkan pada saat pendaftaran Sekolah Kedinasan 2025?
Mengenai biaya pendaftaran, masing-masing instasi memiliki estimasi biaya yang berbeda-beda.
Berikut ini adalah biaya yang harus dikeluarkan oleh peserta seleksi Sekolah Kedinasan 2025:
1. Sekolah Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (STMKG)
Baca Juga: Pahami Proses Enrollment Taspen dan Mekanisme Kerjanya untuk Permudah Autentikasi Penerima Pensiun
STMKG adalah sekolah kedinasan yang berada dibawah naungan instansi Badan Meteorologi, Klimatolgi dan Geofisika atau yang lebih dikenal dengan nama BNKG membuka 350 formasi.
Biaya pendaftaran yang harus dibayarkan selama proses seleksi ini sebesar Rp75.000, biaya SKD sebesar Rp100.000 dan biaya SKB sebesar Rp100.000.
Peserta membayar, jika sudah dinyatakan lolos untuk mengikuti SKB.
2. Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS)
STIS adalah sekolah kedinasan yang berada dibawah naungan instansi Badan Pusat Stastistik (BPS) dimana tahun ini akan membuka 400 formasi dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300.000.
3. Politeknik Siber dan Sandi Negara (PSSN)
PSSN adalah sekolah kedinasan yang berada dibawah naungan Badan Sandi dan Siber Negara membuka 50 formasi dalam seleksi ini dengan biaya pendaftaran sebesar Rp100.000 yang dibayarkan untuk SKD.
4. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)
STIN adalah sekolah kedinasan yang berasa dibawah naungan Badan Intelejen Negara (BIN) yang membuka 100 formasi.
Peserta yang dinyatakan lulus dalam seleksi administrasi akan dikenakan biaya SKD sebesar Rp100.000.
5. SIPENCATAR Kemenhub
SIPENCATAR adalah Seleksi Penerima Calon Taruna yang berada dibawah naungan Kementerian Perhubungan dengan membuka 500 formasi dalam seleksi Sekolah Kedinasan 2025.
Biaya pendaftaran yang harus dikeluarkan oleh peserta diperkirakan mulai dari Rp 100.000 hingga Rp300.000 yang disesuaikan masing-masing sekolah.
6. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
IPDN adalah sekolah kedinasan yang berada dibawah pengawasan Kementerian Dalam Negeri membuka 1.061 formasi dalam Sekdim 2025.
Pendaftar dikenakan biaya sebesar Rp100.000 untuk pembayaran PNBP SKD 2025.
7. Politeknik Keuangan Negara (PKN STAN)
PKN STAN adalah sekolah kedinasan yang berada dibawah naungan Kementerian Keuangan membuka 500 formasi untuk Sekdin 2025 ini.
Nominalnya Rp400 ribu, sudah termasuk biaya SKD dengan besaran Rp100 ribu.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga