Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kepala Dinas Pendidikan Tanggapi Isu Tak Adanya Jawaban Benar dalam Tes Terstandar SPMB

Robecca Sesaria • Selasa, 8 Juli 2025 | 07:50 WIB
Para peserta tengah mengikuti tes terstandar pada SPMB Jabar tahap 2 jalur prestasi
Para peserta tengah mengikuti tes terstandar pada SPMB Jabar tahap 2 jalur prestasi

RADAR BOGOR - Awal Juli, rangkaian tes standar Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Jawa Barat sudah selesai dilaksanakan.

Setiap calon siswa SMA dan SMK yang mendaftar lewat jalur SPMB Jawa Barat 2025 harus mengikuti ujian ini.

Tes SPMB ini dirancang untuk mengukur potensi dan kesiapan peserta didik dalam menempuh pendidikan, dengan salah satu komponen utamanya adalah tes terstandar yang diselenggarakan terpusat oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Ada 30 soal pilihan ganda dalam tes ini yang berfungsi menguji kompetensi umum, kemampuan berhitung, pemahaman bacaan, dan bidang terkait lainnya.

Namun, sejumlah peserta mengeluhkan adanya soal yang tidak memiliki pilihan jawaban.

Berdasarkan informasi dari laman resmi Dinas Pendidikan Jawa Barat, keluhan ini disampaikan oleh peserta tes terstandar sesi ketiga pada 3 Juli dan sesi pertama pada 4 Juli lalu.

Untuk menanggapinya, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, angkat bicara dan mengatakan hal tersebut bukanlah sebuah kesalahan.

Penjelasan ini menggarisbawahi bahwa setiap soal telah memenuhi standar uji yang ditetapkan.

Menjelaskan lebih lanjut, Purwanto menerangkan bahwa soal yang dianggap tidak memiliki jawaban sebenarnya punya pilihan pengecoh.

Opsi jawaban sengaja dirancang serupa dari segi isi dan bentuk, berdasarkan kriteria tertentu.

Tujuannya adalah untuk menghindari persepsi bahwa sebuah jawaban itu salah hanya karena tidak seragam dengan yang lain.

Inilah mengapa beberapa peserta didik berpikir tidak ada jawaban yang benar.

Faktanya, soal-soal yang berbentuk seperti ini memang dibuat khusus untuk menguji ketelitian dan konsentrasi siswa.

“Pengecoh itu bisa membuat murid yang tidak hati-hati bisa memilihnya, padahal salah,” ucap Purwanto.

Terlepas dari itu, Dinas Pendidikan Jawa Barat berencana untuk mempertahankan pengawasan kualitas pendidikan dengan menilai tes terstandar yang sudah dilakukan.

Setelah tes susulan, tes minat bakat program keahlian dan uji kompetensi prestasi (keduanya dilaksanakan pada 2-7 Juli 2025), calon siswa SMA/SMK/SLB kini tengah menunggu pengumuman hasil SPMB tahap 2 yang akan diumumkan 9 Juli mendatang.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#dinas pendidikan #jawa barat #spmb