Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Calon Mahasiswa Baru Polbangtan Bogor Jalur Umum Jalani Tes Fisik dan Kesehatan Ketat, Ini Tujuannya

Yosep Awaludin • Selasa, 8 Juli 2025 | 10:53 WIB
Calon mahasiswa baru Polbangtan Bogor dari jalur umum saat menjalani tes fisik.
Calon mahasiswa baru Polbangtan Bogor dari jalur umum saat menjalani tes fisik.

RADAR BOGOR - Tahapan seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Jalur Umum Tahun Akademik 2025/2026 sedang berlangsung di Politeknik Pembangunan Pertanian atau Polbangtan Bogor.

Untuk memastikan bahwa calon mahasiswa baru Polbangtan Bogor dalam kondisi fisik yang baik, tahap ini dimulai dengan pemeriksaan fisik dan kesehatan yang menyeluruh.

Proses ini bukan hanya formalitas, namun bagian dari upaya Polbangtan Bogor untuk memastikan kualitas sumber daya manusia pertanian di masa depan, sejalan dengan tujuan Kementerian Pertanian untuk mewujudkan pertanian modern, maju, dan mandiri.

Menurut Pengumuman Nomor B-2740/SM.220/I.8/06/2025, calon mahasiswa yang berhasil melewati tahap wawancara saat ini sedang menjalani berbagai pemeriksaan.

Yakni, pemeriksaan fisik, termasuk pemeriksaan tinggi dan berat badan, tekanan darah, tekanan hidrostatik (THT), mata, kulit, dan pemeriksaan untuk penyakit dalam dan neurologi.

Selanjutnya, pemeriksaan narkoba, darah lengkap, fungsi hati (SGOT, SGPT, HbsAg), fungsi ginjal (ureum, kreatinin), elektrokardiogram, dan rontgen thorax disertakan.

Calon Mahasiswa Baru Jalani Tes Kejiwaan

Selain itu, kesehatan mental dan kesiapan psikologis calon mahasiswa juga dinilai melalui tes kejiwaan yang dikenal sebagai Minnesota Multiphasic Personality Inventory, atau MMPI.

Tes fisik lapangan berupa lari, push-up, sit-up, hingga lunges yang bekerja sama dengan Pusdikzi Bogor. Proses ini dilaksanakan pada Kamis-Jumat, 3–4 Juli 2025.

Tes dilakukan di tiga tempat berbeda, Labkesda Kota Bogor untuk tes fisik, RSUD dr. Marzoeki Mahdi untuk tes kejiwaan, dan Kampus Polbangtan Bogor untuk tes fisik lapangan.

Dalam pengumuman resmi, Yoyon Haryanto, Direktur Polbangtan Bogor, menyatakan bahwa seluruh calon mahasiswa harus membawa perlengkapan yang sesuai dengan persyaratan dan mengikuti seluruh proses tanpa terkecuali.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan pentingnya pendidikan vokasi untuk regenerasi petani. Pertanian masa depan adalah pertanian yang dikelola oleh generasi tangguh.

"Mahasiswa Polbangtan tidak hanya harus cerdas, tetapi juga kuat, sehat, dan siap menghadapi tantangan lapangan. Regenerasi SDM pertanian menjadi kunci," tuturnya.

Hal senada disampaikan Idha Widi Arsanti, Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian. Menurutnya, mahasiswa pertanian akan bekerja langsung di lapangan dan menghadapi dinamika alam dan sosial, sehingga membutuhkan kesehatan fisik dan mental yang baik.

Sebagai bagian dari program pendidikan vokasi Kementerian Pertanian, Polbangtan Bogor terus menerapkan standar seleksi ketat agar lulusan menjadi wirausaha pertanian muda yang inovatif dan tahan lama yang menghadapi tantangan di sektor pertanian.

Semua calon mahasiswa diminta untuk terus mengikuti pengumuman resmi melalui https://pmb.polbangtan-bogor.ac.id/ untuk memastikan mereka siap untuk mengikuti seluruh proses ujian hingga tahap akhir.

Polbangtan Bogor berpendapat bahwa hanya generasi muda yang sehat, tangguh, dan berprestasi yang dapat membawa Indonesia ke arah kedaulatan pangan dan pertanian yang maju. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#kesehatan #Polbangtan Bogor #mahasiswa baru