RADAR BOGOR - Program sekolah rakyat di Kabupaten Bogor siap dimulai pekan depan, Senin 14 Juli 2025.
Para calon siswa akan menjalani tes Kesehatan sebelum resmi diterima di Sekolah Rakyat.
Salah satu lokasi Sekolah Rakyat ada di Sentra Terpadu Intan Suweno, Kabupaten Bogor.
Ada 100 calon siswa yang akan mengikuti program sekolah rakyat di Sentra Terpadu Intan Suweno.
Sebanyak 85 orang berasal dari Kota Bogor, dan 15 orang berasal dari Kabupaten Bogor.
Mereka disuguhkan berbagai macam fasilitas penunjang. Pertama asrama penginapan siswa.
Ini terbagi menjadi dua bagian. Ada ruangan khusus putri dan ruangan untuk putra.
Di dalam asrama itu juga dilengkapi banyak fasilitas lainnya. Seperti tempat tidur bertingkat dua.
Kemudian meja untuk belajar secara mandiri dan kelompok, tidak lupa disediakan pula lemari untuk menaruh pakaian.
Bukan cuma itu, program sekolah rakayat ini juga menyediakan fasilitas lengkap untuk menunjang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Dinataranya ada 4 ruang kelas. Masing-masing kelas akan diisi oleh 25 orang siswa.
Bahkan tiap-tiap ruangan nantinya turut pula dilengkapi smart board untuk memudahkan siswa saat melakukan KBM.
Bahkan ada pula berbagai macam ruangan Laboratorium (Lab). Mulai dari lab komputer, hingga lab IPA.
Yang tidak kalah penting ruangan khusus bagi siswa untuk membaca yakni perpustakaan.
Hingga saat ini, Jumat 11 Juli 2025, semua fasilitas itu tengaj dipersiapkan.
Ini ditargetkan rampung sebelum siswa mengikuti serangkaian program sekolah rakyat yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Sebelumnya, Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengungkapkan, sekolah rakyat di Kabupaten Bogor hadir sebagai wujud kemerdekaan yang nyata dan pemerataan bagi semua.
Rudy menjelaskan dengan sekolah rakyat, pendidikan bisa diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Sehingga anak-anak Kabupaten Bogor bebas dari putus sekolah.
"Putus sekolah bukan akhir cerita, sekarang ada harapan baru untuk anak-anak yang sempat terhenti pendidikannya. Mudah-mudahan dua-duanya bisa berjalan," ungkap Rudy, Kamis 10 Juli 2025.
Konsep Sekolah Rakyat yakni mengacu pada model pendidikan berasrama (boarding school) sesuai dengan arahan dari Kementerian Sosial.
Tempat belajar gratis, fleksibel, dan ramah untuk anak-anak dari latar belakang sulit ekonomi.
Kurikulumnya di program sekolah rakyat ini tidak hanya soal ilmu pengetahuan, tapi juga kepemimpinan, life skills, kesehatan gizi, nasionalisme serta karakter.
Rudy berharap, program ini mampu mengurangi kesenjangan pendidikan dan memberikan peluang bagi anak-anak dari keluarga pra sejahtera untuk mendapatkan akses pendidikan berkualitas dan lingkungan yang sehat.
"Sekaligus menciptakan ruang tumbuh yang aman dan mendidik bagi anak-anak yang selama ini mengalami keterbatasan dalam mengakses pendidikan formal," pungkasnya.(rp1)