Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

MPLS di Bogor Dimulai 14 Juli 2025 Bakal Libatkan TNI dan Polisi, Ini Alasannya

Muhamad Rifki Fauzan • Jumat, 11 Juli 2025 | 15:57 WIB
Kasubag TU Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah II Dinas Pendidikan Kota Bogor-Kota Depok, Chendra Siswandi.
Kasubag TU Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah II Dinas Pendidikan Kota Bogor-Kota Depok, Chendra Siswandi.

RADAR BOGOR - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Bogor akan segera dimulai dan direncanakan berlangsung pada Senin, 14 Juli 2025 mendatang.

Namun ada yang berbeda pada pelaksanaan MPLS tahun ini yakni Pemerintah Provinsi Jawa Barat mewacanakan bakal melibatkan TNI dan Polisi dalam kegiatan tersebut.

Wacana ini juga rupanya menyasar ke seluruh sekolah yang ada di kota dan Kabupaten Bogor yang tujuannya untuk meningkatkan kedisipilnan para siswa saat pertama kali masuk ke lingkungan sekolah yang baru.

“Iya sekarang bekerja sama dengan tentara dan kepolisian,” ujar Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah II Dinas Pendidikan Kota Bogor-Kota Depok, Chendra Siswandi.

Chendra menyebut keterlibatan TNI dan Polri dalam pelaksanaan MPLS bagian dari realisasi program Pancawaluya, yang mana semua berorientasi pada konsep pendidikan karakter.

“Jadi nantinya, ketika siswa baru masuk ke lingkungan sekolah yang baru, harus disiplin. karakter anak itu akan berbeda,” jelas Chendra, Jumat, 11 Juli 2025 siang.

Hal senada juga diutarakan oleh Kasubag Tata Usaha KCD Pendidikan Wilayah I Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat, Adi Maulana.

Adi mengatakan keterlibatan TNI dan Polri dalam MPLS siswa sebetulnya sudah berlangsung sejak lama dan mereka berperan untuk mengisi berbagai materi tentang kedisiplinan.

“Misalnya Polisi masuk ke acara MPLS akan melakukan penyuluhan narkoba. Terus misalnya TNI atau Babinsa tentang jam malam begitu. Bagus bagus aja tidak apa-apa,” jelas Adi.

Keterlibatan TNI dan Polri dalam MPLS disebut Adi tidak setiap hari, semua tetap disesuaikan dengan jadwal yang diberikan oleh masing-masing satuan pendidikan.

“Tidak setiap hari, disesuaikan dengan jadwal yang MPLSada di sekolah masing-masing,” terang Adi saat dikonfirmasi lebih lanjut oleh Radar Bogor.

Adi berharap tidak ada isu-isu miring atas keterlibatan TNI dan Polri dalam pelaksanaan MPLS dan ia turut membantah isu tentang pendidikan militeristik.

“Tidak ada kaya gitu (Militeristik) justru mereka akan menjelasakan materi penting. Pokonya ketertiban umum, bahaya kenakalan remaja, terus tentang ketahanan negara,” pungkasnya (rp1)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #mpls #tni #polisi