RADAR BOGOR – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026 hadir dengan gebrakan baru dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikdasmen) melalui program Asesmen MPLS Ramah untuk Literasi dan Numerasi. Program ini ditujukan bagi siswa baru jenjang SMP, SMA, dan SMK sederajat di seluruh Indonesia.
Namun, tak seperti asesmen pada umumnya, asesmen ini bukan bertujuan untuk menilai, melainkan menjadi masukan bagi guru dalam menyusun pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan awal murid.
“Hasil asesmen ini menjadi masukan bagi guru untuk mengatur pembelajaran. Bagi yang masih kurang, bisa diberikan pendampingan awal agar tidak tertinggal. Jadi, ini bukan tes kelulusan, melainkan lebih sebagai tahap awal untuk memahami kemampuan mereka,” jelas Abdul Mu’ti selaku Mendikdasmen, dilansir dari akun Instagram @cerdasberkarakter.kemdikdasmen.
Kemendikdasmen menyediakan dua alternatif pilihan untuk pelaksanaan asesmen:
•Paper-Based Test (Berbasis Kertas)
Guru menggandakan berkas PDF instrumen yang dapat diunduh mulai Senin, 14 Juli 2025, dari laman resmi bit.ly/mplsramahlitnum.
Cocok digunakan jika belum tersedia perangkat komputer atau internet stabil.
•Computer-Based Test (Berbasis Komputer)
Menggunakan Google Form yang juga tersedia mulai 14 Juli 2025, dapat diunduh melalui bit.ly/mplsramahlitnumf.
Lebih praktis dan efisien bagi sekolah yang memiliki fasilitas digital memadai.
Kedua opsi tersebut dapat dipilih sesuai kemampuan masing-masing satuan pendidikan.
Baca Juga: Lakukan MoU, 28 Universitas Muhammadiyah Terus Bersinergi Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Dilansir dari akun Instagram @cerdasberkarakter.kemdikdasmen, dijelaskan bahwa asesmen berlangsung selama 60 menit dan berfokus pada dua kemampuan utama:
Literasi Membaca: kemampuan memahami, mengevaluasi, dan merefleksikan teks.
Numerasi: kemampuan berpikir logis menggunakan angka dan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari.
Langkah ini menjadi bentuk nyata upaya pemerintah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah, adaptif, dan tidak menekan siswa di hari-hari awal sekolah.
MPLS kini bukan hanya soal mengenal sekolah, tapi juga mengenali potensi diri sejak dini dengan cara yang menyenangkan.***
Editor : Eli Kustiyawati