Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pendidikan Karakter Jadi Fokus Utama, MPLS di Kabupaten Bogor Dilarang Ada Unsur Kekerasan

Muhamad Rifki Fauzan • Selasa, 15 Juli 2025 | 14:08 WIB
Pelaksanaan MPLS di Kabupaten Bogor
Pelaksanaan MPLS di Kabupaten Bogor

RADAR BOGOR - Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS di Kabupaten Bogor tahun ini digelar tanpa kegiatan seremonial berlebihan.

Fokus MPLS bukan lagi pada baris-berbaris atau atribut nyeleneh, tapi pada pembentukan karakter dan lingkungan belajar yang aman.

Kegiatan MPLS di jenjang PAUD, SD, hingga SMP diarahkan agar ramah anak dan bebas dari praktik kekerasan.

Mulai dari penguatan budaya positif di sekolah, pembiasaan hidup sehat, hingga pencegahan perilaku negatif di dunia maya jadi materi utama dalam pelaksanaannya.

“Kami mengacu pada Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 10 Tahun 2025,” ujar Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Dikmas, Siswanto.

Tahun ini, materi MPLS dirancang lebih menyentuh sisi pembentukan budaya dan kebiasaan positif sejak awal masuk sekolah. Ada tujuh poin utama yang menjadi panduan kegiatan di jenjang PAUD, SD, dan SMP.

“Mulai dari pembinaan kultur sekolah, kebiasaan pagi ceria, hingga pencegahan perilaku negatif di dunia maya,” terang Kepala Bidang Pembinaan SD, Susilawati.

Ia juga menyebut penguatan karakter dilakukan lewat kegiatan ekstrakurikuler serta penciptaan lingkungan belajar yang aman dan inklusif. Selain itu, siswa juga dikenalkan pada lingkungan sekolah dan sekitarnya.

“Semua muaranya adalah membentuk peserta didik yang sehat, berkarakter, dan siap beradaptasi,” jelas dia.

Sementara itu, pelaksanaan MPLS di tingkat SMP berlangsung selama lima hari, terhitung sejak 14 Juli. Pemantauan langsung pun dilakukan oleh tim Disdik ke sejumlah sekolah.

“Hasil monitoring dua hari pertama berjalan lancar dan sesuai ketentuan,” ucap Kabid Pembinaan SMP, Maman Nurpadilah.

Dinas Pendidikan memastikan tidak ada praktik perploncoan atau tindakan perundungan selama MPLS berlangsung.

Setiap sekolah diwajibkan menerapkan pengawasan ketat terhadap seluruh rangkaian kegiatan.

“Tidak boleh ada atribut aneh-aneh atau aktivitas yang tidak mencerminkan pengembangan karakter,” tegas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy. (rp1)

Editor : Yosep Awaludin
#sekolah #mpls #kabupaten bogor