RADAR BOGOR - Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari kedua di SDN Baranangsiang, Kota Bogor, berlangsung heboh, Selasa 15 Juli 2025.
Sebanyak 328 siswa SDN Baranangsiang dikenalkan penampilan ekstrakulikuler (eskul) silat dari Perguruan Silat Rajawali yang bermarkas di Kedunghalang Serikat, Wates, Sukaresmi, Tanah Sareal, Kota Bogor.
Sebanyak 18 pesilat dari SDN Sukaresmi ini menampilkan bagiannya masing-masing di hadapan siswa-siswi SDN Baranangsiang.
Demo ini bertujuan mengenalkan eskul silat yang rencananya akan diadakan kembali di SDN Baranangsiang, setelah lama vakum.
Menurut Kepala SDN Baranangsiang, Ade Carwia, MPLS dilakukan tidak hanya untuk mengenalkan siswa baru terkait siswa dan guru di SDN Baranangsiang.
Tetapi, kata Ade, para siswa juga dikenalkan lingkungan dan program serta kegiatan sekolah.
“Termasuk program eskul yang selama ini baru berjalan beberapa yakni Pramuka, Tari, B Inggris dan Komputer. Ke depan kami ingin ada eskul silat bekerjasama dengan Perguruan Rajawali sebagai coach atau pelatih anak-anak ke depan,” jelas Ade.
Dengan suasana senang dan menyenangkan, menurut Ade, menjadi harapan pihak sekolah ketika MPLS diadakan.
Apalagi, kata Ade, ditambah suasana lingkungan sekolah yang asri menjadi nilai lebih SDN Baranangsiang dalam mengenalkan sekolah.
“Kita juga selama ini konsen dengan lingkungan hijau dan kebersihannya, sehingga sudah lima kali mengikuti lomba Bogorku Bersih,” jelas kepsek yang sudah menangani SDN Baranangsiang sejak 2022.
Ia juga menegaskan bahwa selain akademik, pihaknya juga ingin mencari dan menumbuhkan minat bakat anak.
Salah satunya melalui demo eskul silat dari siswa-siswa SDN Sukaresmi yang sebaya dengan mereka.
“Di level SD ini kami ingin minat dan bakat atau potensi anak tumbuh, nanti mengembangkannya bisa di jenjang SMP dan SMA,” tambah dia.
Yang pasti, lanjut Ade, dukungan guru, siswa dan orang tua sangat diharapkan agar semua program dan kegiatan sekolah bisa berjalan dengan baik. (pia)
Editor : Alpin.