RADAR BOGOR – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Prodi S1 Pendidikan Teknik Mesin, Universitas Negeri Jakarta sukses menyelenggarakan pelatihan di SMA Plus Putra Melati, Jonggol, Bogor.
Pelatihan tentang 'Penyusunan Instrumen Higher Order Thinking Skills (HOTS) Berbasis Online' ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan alat evaluasi pembelajaran yang lebih efektif dan relevan dengan tuntutan abad ke-21.
Terutama dalam menunjang pendekatan pembelajaran Deep Learning yang dicetuskan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Abdul Mufti.
Pelatihan yang dilaksanakan pada 16 Juli 2025 ini diikuti para guru SMA Plus Putra Melati dengan antusias.
Tim PKM yang dipimpin oleh Dr. Riyadi, ST., MT., bersama Prof. Dr. Gaguk Margono, M.Ed, Dr. Imam Mahir, M.Pd, dan Hari Din Nugraha, S.Pd, M.Pd, membimbing peserta dalam memahami konsep HOTS dan menerapkannya dalam penyusunan soal-soal evaluasi berbasis online.
"Kami melihat kebutuhan mendesak bagi guru untuk memiliki kemampuan menyusun soal-soal yang tidak hanya menguji hafalan, tetapi juga kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti analisis, sintesis, dan evaluasi," ujar Dr. Riyadi.
"Dengan instrumen HOTS berbasis online, guru dapat lebih mudah menciptakan evaluasi yang interaktif dan adaptif, sehingga mampu mengukur pemahaman siswa secara lebih mendalam," tambahnya.
Selama pelatihan, para guru diajarkan teori dasar HOTS, teknik merancang indikator soal HOTS, hingga praktik langsung menggunakan platform online untuk menyusun berbagai bentuk soal.
Pendekatan interaktif dan studi kasus nyata membuat pelatihan ini sangat relevan dan mudah diterapkan oleh para peserta.
Kepala SMA Plus Putra Melati, Nurdin Lubis, S.Pd, M.M menyambut baik inisiatif ini. "Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi guru-guru kami," katanya.
"Di era digital ini, kemampuan menyusun instrumen evaluasi online yang mengukur HOTS menjadi krusial untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan masa depan," tuturnya.
Ia berharap, ilmu yang didapatkan dapat segera diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
Diharapkan, dengan meningkatnya kompetensi guru dalam penyusunan instrumen HOTS berbasis online, kualitas evaluasi pembelajaran di SMA Plus Putra Melati akan semakin optimal.
Dan pada gilirannya akan berdampak positif pada peningkatan kemampuan berpikir kritis dan analitis siswa. (***)
Editor : Yosep Awaludin